Bandara Gewayantana di Larantuka, Flores Timur Ditutup Sementara
digtara.com - Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, NTT berdampak pada penerbangan dari dan ke Larantuka, ibukota Kabupaten Flores Timur.
Baca Juga:
Sebelumnya Bandar Udara (Bandara) Frans Seda Maumere di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditutup sementara.
Kini Bandar Udara Gewayantana di Larantuka, Kabupaten Flores Timur juga turut ditutup.
Kedua bandara ini ditutup akibat terdampak abu vulkanik erupsi gunung api Lewotobi Laki-laki.
Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka ditutup sejak Senin (1/1/2024). Sedangkan bandara Gewayantana, Larantuka Kabupaten Flores Timur ditutup per Rabu (10/1/2024) hari ini.
Humas Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang, Tyas Ayu Novitasari saat dikonfirmasi Rabu (10/1/2024) membenarkan bahwa Bandara Gewayantana di Kabupaten Flores Timur ditutup akibat terdampak abu vulkanik yang disemburkan gunung api Lewotobi Laki-laki.
"Iya Bandara Gewayantana sementara closed karena terdampak erupsi gunung api Lewotobi Laki-laki," jelasnya.
Menurut Tyas Ayu Novitasari, sebaran abu vulkanik gunung api Lewotobi Laki-laki berbahaya bagi keselamatan penerbangan, maka dilakukan penutupan terhadap Bandara Gewayantana.
Status gunung api Lewotobi Laki-laki dinaikkan statusnya menjadi awas dari status sebelumnya waspada sejak Selasa (9/1/2024) malam sekitar pukul 23.00 wita.
Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di sekitar lereng gunung dengan radius empat kilometer.
Pria di Belu Diamankan Polisi Karena Angkut BBM Ilegal
Tiga Hari Hilang Pasca Jatuh ke Laut, Nelayan di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia
Ungkap Peredaran Rokok Ilegal Oleh WNA, Empat Anggota Polres Belu Dapat Penghargaan Dari KPPBC TMP B Atambua
30.299 Jemaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Suci, Daker Bandara Perkuat Layanan Lansia
Gercep, Tim Dokter PPIH Daker Bandara Langsung Tangani Ketika Melihat Jemaah Sesak Nafas Saat Tiba di Bandara AMAA