Sabtu, 15 Agustus 2026

Warga di Kabupaten TTS Tewas Tersengat Aliran Listrik

Imanuel Lodja - Selasa, 04 Agustus 2026 17:13 WIB
Warga di Kabupaten TTS Tewas Tersengat Aliran Listrik
net
Ilustrasi.

digtara.com -Syukur Kase (31) meninggal dunia pasca terkena aliran listrik pada Senin (3/8/2026).

Baca Juga:

Warga RT 015/RW 007, Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) ini meninggal dunia dengan kondisi luka melepuh pada tangannya.

Syukur mengalami peristiwa ini saat memperbaiki jaringan dan memasang plang di bangunan milik Armansya Marsuki di Taehue, Desa. Mnelaanen, Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten TTS.

Pada Senin pagi, korban bersama kerabatnya Abdullah Kase dan tiga rekannya sedang mengerjakan pemasangan les plang rumah milik Armansya Marsuki.

Mereka memasang plang di atap rumah. Saat itu terminal listrik yang digunakan rusak sehingga korban berinisiatif untuk membongkar dan memperbaiki terminal listrik tersebut.

Abdullah dan satu rekannya turun dari atap bangunan untuk mengambil les plang di bawah dan mengambil obeng.

Baca Juga:
Rekan korban kemudian memberikan obeng kepada korban untuk perbaikan terminal listrik.

Namun satu rekan korban yang bersama korban di atas atap bangunan melihat korban terkena aliran listrik sehingga meminta agar aliran listrik dimatikan.

Rekan korban yang masih berada dibawah kemudian mencabut colokan terminal.

Korban pun ditemukan terbaring di atas atap seng dan sudah meninggal.

Korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Oe'ekam. Petugas medis, dr. Agnes Dua Nurak sempat memeriksa dan memastikan bahwa korban sudah meninggal sebelum korban tiba di Puskesmas Oe'ekam.

Pada jempol kiri korban ditemukan luka melepuh akibat arus masuk listrik dan luka pada punggung kanan.

Diduga korban mengalami henti jantung saat terkena aliran listrik.

Kapolsek Amanuban Timur, Ipda Thomas A. Lagho meminta bantuan aparat Identifikasi dan penyidik Satreskrim Polres TTS melakukan olah TKP pada Senin petang.

Polisi mengamankan barang bukti kabel sepanjang 30 meter beserta terminal tiga lubang warna putih.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban hendak memperbaiki terminal listrik sehingga korban sempat membongkar terminal dengan tiga lubang colokan.

Baca Juga:
Namun korban lalai bahwa terminal tersebut masih mengalir aliran listrik karena colokan terminal tersebut masih tersambung pada stop kontak yang ada di bagian bawah.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Aktivis Lingkungan dan Ormas Dukung Proses Hukum Bagi Pelaku Penganiayaan Satwa di Manggarai Barat

Aktivis Lingkungan dan Ormas Dukung Proses Hukum Bagi Pelaku Penganiayaan Satwa di Manggarai Barat

Sakit Hati Sering Direndahkan Jadi Alasan Siswa SMK Pelayaran Lasiana Tikam Gurunya

Sakit Hati Sering Direndahkan Jadi Alasan Siswa SMK Pelayaran Lasiana Tikam Gurunya

Bawa Kabur Uang Wisatawan, Calo Trip di Manggarai Barat Diamankan Polisi

Bawa Kabur Uang Wisatawan, Calo Trip di Manggarai Barat Diamankan Polisi

Dua Wartawan di Manggarai Barat Ditahan Terkait Kasus Penganiayaan

Dua Wartawan di Manggarai Barat Ditahan Terkait Kasus Penganiayaan

Guru SMK Pelayaran Kupang Diduga Ditikam Siswa Saat Tidur

Guru SMK Pelayaran Kupang Diduga Ditikam Siswa Saat Tidur

Polairud Polda NTT Salurkan Ribuan Liter Air Bersih Bagi Warga di Pulau Kera

Polairud Polda NTT Salurkan Ribuan Liter Air Bersih Bagi Warga di Pulau Kera

Komentar
Berita Terbaru