Senin, 21 September 2026

Aniaya Rekan Hingga Tewas, Satu Pelaku Di Sumba Barat Daya Diamankan Polisi Dan Satu Masih Kabur

Imanuel Lodja - Rabu, 05 Agustus 2026 14:30 WIB
Aniaya Rekan Hingga Tewas, Satu Pelaku Di Sumba Barat Daya Diamankan Polisi Dan Satu Masih Kabur
net
Ilustrasi.

digtara.com -Kasus pengeroyokan dan penganiayaan menggunakan benda tajam hingga korban meninggal dunia terjadi lagi di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Baca Juga:

Kasus ini menimpa korban DNH alias Ndara (46), seorang petani yang juga warga Lingo Panighi, Desa Hameli Ate, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Ia dikeroyok hingga meninggal dunia pada Selasa (4/8/2026) dalam kebun di Kampung Jati, Desa Kori, Kecamatan Kodi Utara.

Para pelaku adalah rekan korban masing-masing ALL alias Abner (35) dan GR alias Gera (26).

Abner yang juga warga Kampung Palodi Coda, Desa Wailabubur, Kecamatan Kodi Utara sempat melarikan diri pasca kejadian ini.

Namun ia berhasil diamankan tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Sumba Barat Daya.

Baca Juga:
Sementara Gera, warga Kampung Bikaha, Desa Kahale, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya sementara dalam proses pencarian dan pengejaran aparat keamanan.

Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Yakobus K. Sanam dalam keterangannya pada Selasa malam mengakui kalau kasus ini berawal saat korban dan rekannnya Rafael Ra Pica (37) sedang mengisi pulsa di sebuah counter.

"Secara tidak sengaja, korban berpapasan dengan para terduga pelaku tersebut," ujar Kasat.

Kedua terduga pelaku langsung mengejar korban. Korban yang takut kemudian melarikan diri melewati jalan raya ke arah kebun di belakang rumah warga di Kampung Jati, Desa Kori, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya yang berada tidak jauh dari lokasi counter tersebut.

Pada akhirnya para terduga pelaku berhasil mengejar korban di dalam area kebun tersebut.

Kedua terduga pelaku langsung menyerang dengan benda tajam berupa (parang) milik mereka.

Hal ini mengakibatkan korban mengalami luka potong pada bagian leher, lengan kiri, lengan kanan, tangan bagian kanan, tangan bagian kiri dan punggung.

Setelah menyerang korban, para terduga pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban di tempat kejadian tersebut .

Anggota Polsek Kodi Utara langsung mendatangi lokasi kejadian dan mendapati korban sudah dalam keadaan terluka parah dan berlumuran darah.

Saat itu korban masih sempat berbicara dan memberitahukan nama pelaku kepada polisi yang berada di lokasi kejadian.

Baca Juga:
Anggota Polsek Kodi Utara membawa korban ke Puskesmas Kori untuk mendapatkan perawatan medis.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga TTS Sukarela Serahkan Senpi Peninggalan Orang Tua ke Polisi

Warga TTS Sukarela Serahkan Senpi Peninggalan Orang Tua ke Polisi

Dua Nelayan Sikka-NTT Hilang Kontak Saat Berlayar Ke Pulau Karumpa Selayar-Sulawesi Selatan

Dua Nelayan Sikka-NTT Hilang Kontak Saat Berlayar Ke Pulau Karumpa Selayar-Sulawesi Selatan

Dalami Enam Laporan Polisi Soal Curanmor, Polsek  Kupang Tengah Amankan Dua Terduga Pelaku Curanmor

Dalami Enam Laporan Polisi Soal Curanmor, Polsek Kupang Tengah Amankan Dua Terduga Pelaku Curanmor

KTP Atas Nama  Yohanis Sioh Ditemukan Pada Lokasi Penemuan Kerangka Manusia di Kota Kupang

KTP Atas Nama Yohanis Sioh Ditemukan Pada Lokasi Penemuan Kerangka Manusia di Kota Kupang

Satlantas Polres Alor Distribusikan Bantuan Air Bersih Pada Warga di Alor Barat Laut

Satlantas Polres Alor Distribusikan Bantuan Air Bersih Pada Warga di Alor Barat Laut

Dukung Percepatan Penetapan Hutan Adat di NTT, Polda NTT Dorong Sinergi Pengelolaan Kamtibmas

Dukung Percepatan Penetapan Hutan Adat di NTT, Polda NTT Dorong Sinergi Pengelolaan Kamtibmas

Komentar
Berita Terbaru