Kamis, 10 September 2026

Hilang 2 Hari, WNA Asal China Ditemukan Meninggal di Kawasan Hutan di Perbatasan RI-RDTL

Imanuel Lodja - Jumat, 15 Desember 2023 09:30 WIB
Hilang 2 Hari, WNA Asal China Ditemukan Meninggal di Kawasan Hutan di Perbatasan RI-RDTL
Hilang 2 Hari, WNA Asal China Ditemukan Meninggal di Kawasan Hutan di Perbatasan RI-RDTL

digtara.com - Wu Mian (53), seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China ditemukan tewas di kawasan hutan di dusun Webenahi, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (14/12/2023).

Baca Juga:

Wilayah ini merupakan perbatasan RI dan RDTL.

Mayat pria WNA asal China ini ditemukan oleh Dantim Satgas SGI Letda Inf Fransciscus Jullius dan Danpos Salore Letda Inf. Admiral Muhammad Alghanivi bersama warga.

Sebelumnya, Wu Mian yang berasal dari Kota Sichuan, China ini dilaporkan hilang pada Selasa (12/12/2023) sekitar pukul 16.00 waktu Timor Leste.

Korban hilang kontak saat sedang membantu pemerintah Timor Leste melakukan penelitian terkait migas di wilayah perbatasan antara Indonesia dengan Negara Timor Leste.

Namun sudah lebih dari dua hari tidak ada kabar dan tidak bisa dihubungi hingga ditemukan tewas di dalam jurang dalam kawasan hutan.

Laporan kehilangan berasal dari Direktur Intelijen Timor yang menginformasikan hilangnya WNA asal China yang sedang melakukan penelitian tambang di wilayah Kowa, tepatnya di daerah Railulik, Distrik Bobonaro.

Berdasarkan informasi tersebut maka pada Rabu (13/12/2023) sejak pukul 09.00 hingga pukul 16.30 wita, dilakukan pencarian namun tidak ditemukan.

Pencarian dilanjutkan pada Kamis (14/12/2023) pagi hingga siang.

Personil TNI dan Polri di perbatasan dan warga membantu mencari korban dengan mengikuti jejak kakinya.

Setelah dilakukan pencarian, sekitar pukul 11.35 Wita, korban ditemukan dalam kondisi terlentang dan tidak menggunakan baju dan sepatu. Saat ditemuman wajah korban sudah dikerumuni lalat.

Di lokasi tempat korban ditemukan atau kurang lebih pada jarak 8 meter ditemukan 1 buah handphone merk Ipone, sepatu, tas, linggis dan kaca mata yang diduga milik korban.

Kasi Humas Polres Belu, AKP I Ketut Karnawa yang dikonfirmasi Jumat (15/12/2023) membenarkan kejadian ini.

"Awalnya hilang kontak dan sudah dilakukan pencarian sejak Rabu dan dilanjutkan pada Kamis hingga ditemukan," ujarnya.

Polisi pun mengamankan dan melakukan olah TKP. Juga mengamankan barang bukti dan mengevakuasi korban.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pasukan Brimob Dilepas Ratusan Pelajar di Labuan Bajo Usai Misi Kemanusiaan di Flores

Pasukan Brimob Dilepas Ratusan Pelajar di Labuan Bajo Usai Misi Kemanusiaan di Flores

Polres Sumba Barat Beri Trauma Healing Bagi 14 Anak Korban Pencabulan Guru

Polres Sumba Barat Beri Trauma Healing Bagi 14 Anak Korban Pencabulan Guru

Dua Petani di Sumba Barat Daya Tewas Dibacok Parang Saat Acara Adat

Dua Petani di Sumba Barat Daya Tewas Dibacok Parang Saat Acara Adat

Siswi Sekolah Dasar di Kupang Jadi Korban Pencurian Perhiasan Emas, Polisi Telusuri Jejak Pelaku

Siswi Sekolah Dasar di Kupang Jadi Korban Pencurian Perhiasan Emas, Polisi Telusuri Jejak Pelaku

Dua Tahun Buron, Tiga DPO Kasus Penyerangan dan Pembunuhan di Sumba Barat Daya Ditangkap Polisi

Dua Tahun Buron, Tiga DPO Kasus Penyerangan dan Pembunuhan di Sumba Barat Daya Ditangkap Polisi

Cari Pakan Ternak, Petani di Amarasi-Kupang Temukan Tulang dan Tengkorak Manusia

Cari Pakan Ternak, Petani di Amarasi-Kupang Temukan Tulang dan Tengkorak Manusia

Komentar
Berita Terbaru