H-1 Kampanye, Kapolda NTT Cek Kesiapan Sarana dan Personil Pengamanan
Baca Juga:
Kapolda NTT menyadari adanya berbagai potensi kerawanan selama pelaksanaan pemilu tahun 2023-2024.
Oleh karena itu, Kapolda memerintahkan para Kasatgas dan Kasubsatgas untuk terus melatih kemampuan personel, memastikan kelengkapan perorangan, dan memetakan setiap kerawanan pada setiap tahapan pemilu.
"Deteksi dini dengan optimalisasi fungsi intelijen dan dukungan dari bhabinkamtibmas menjadi kunci untuk mengantisipasi setiap permasalahan yang dapat mengganggu jalannya pemilu," tandas Kapolda NTT.
Kapolda NTT juga menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan terhadap potensi ancaman terorisme, terutama di wilayah yang memiliki kerawanan dan potensi menjadi target oleh pelaku.
Selain itu, penegakan hukum yang berkeadilan terhadap pelanggaran tindak pidana Pemilu akan dijalankan secara terpadu melalui sentra gakkumdu.
Dalam upaya meminimalisasi penyimpangan, pengawasan dan pengendalian secara melekat terhadap pelaksanaan operasi dan kinerja anggota menjadi fokus, Kapolda NTT juga menekankan agar memperkokoh sinergi polisional dengan penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu), TNI, masyarakat, dan mitra keamanan lainnya.
Kapolda NTT pun mengingatkan seluruh personel Polri untuk tetap menjaga komitmen dan netralitas.
Ia menekankan bahwa keterlibatan dalam kegiatan politik praktis dapat merugikan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Apel konsolidasi ini diharapkan dapat menjadi landasan tekad dan komitmen dalam mengawal, mengamankan, dan mensukseskan pemilu serentak tahun 2023-2024.
Pasukan Brimob Dilepas Ratusan Pelajar di Labuan Bajo Usai Misi Kemanusiaan di Flores
Polresta Kupang Kota Dapat Dua Penghargaan WBK Dan Penghargaan Pelayanan Prima
Polres Sumba Barat Beri Trauma Healing Bagi 14 Anak Korban Pencabulan Guru
Dua Petani di Sumba Barat Daya Tewas Dibacok Parang Saat Acara Adat
Siswi Sekolah Dasar di Kupang Jadi Korban Pencurian Perhiasan Emas, Polisi Telusuri Jejak Pelaku