Minggu, 13 September 2026

Acara Sanut Banu Kiu Dimanfaatkan Kapolsek Amanuban Selatan Sampaikan Sejumlah Pesan Kamtibmas

Imanuel Lodja - Jumat, 06 Oktober 2023 09:00 WIB
Acara Sanut Banu Kiu Dimanfaatkan Kapolsek Amanuban Selatan Sampaikan Sejumlah Pesan Kamtibmas
ist
Acara Sanut Banu Kiu Dimanfaatkan Kapolsek Amanuban Selatan Sampaikan Sejumlah Pesan Kamtibmas

digtara.com - Warga masyarakat di Desa Oebelo, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT memiliki kebiasaan menggelar acara sanut banu Kiu atau upacara ritual adat bebas petik asam.

Baca Juga:

Acara ini menandai panen buah asam di hutan dan di lahan warga.

Asam sendiri merupakan salah satu komoditi yang menjadi andalan warga untuk dijual dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kamis (5/10/2023), warga menggelar ritual ini di hutan Balu RT 12/RW 06, Dusun 2, Desa Oebelo, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS.

Kapolsek Amanuban Selatan Ipda Markus Tameno, SH bersama Bhabinkamtibmas Aipda Cherri S. Tabun pun menghadiri acara Sanut Banu Kiu ini.
Moment bertemu puluhan warga ini dimanfaatkan Kapolsek Amanuban Selatan untuk menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas.

Kapolsek menyebutkan kalau ilupacara Nasaeba Banu atau ymtanda larangan petik asam sampai hari ini merupakan hari penentuan Adat untuk dapat mengambil asam dengan cara memanjat.

Kapolsek berpesan agar dalam kegiatan mencari asam di hutan diharapkan untuk bertanggung jawab menjaga hutan dengan tidak membakar hutan.

"Sesuai adat maka cari asam harus dengan panjat dan bukan bakar hutan," pesan Kapolsek yang disetujui warga.

Kapolsek juga menyampaikan soal Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang marak terjadi di wilayah NTT, khususnya di wilayah Kabupaten TTS.

Ia mengingatkan bahwa berbagai macam cara atau modus perekrutan, penampungan hingga pemindahan dipakai oknum yang tidak bertanggungjawab.

"Ikuti prosedur jika ingin bekerja di luar negeri. Jangan dengan cara ilegal karena nanti berakibat hukum," tandas mantan Kasat Narkoba Polres Malaka ini.

Kapolsek juga menyinggung soal bahaya virus rabies yang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten TTS.

"Agar masyarakat yang memiliki hewan anjing peliharaan agar dapat diikat atau dikandangkan untuk mencegah penularan penyakit rabies," tegas Kapolsek.

Kapolsek kemudian menghimbau kepada masyarakat tentang peran-aktif masyarakat untuk ikut serta menjaga situasi Kamtibmas di wilayah desa dan lingkungan tempat tinggal.

Warga pun dihimbau untuk tidak boleh mengolah, menjual dan mengkonsumsi minuman keras.

Selain itu warga juga diminta untuk tidak melakukan kegiatan perjudian dalam bentuk apapun.

Kepada warga, Kapolsek juga menyampaikan maklumat Kapolres TTS nomor Mak/1/V/HUM.3.3/2023 tentang Keamanan, ketertiban dan penegakan hukum dalam pelaksanaan kegiatan masyarakat menjelang Pemilu tahun 2024.

Setelah menyampaikan berbagai pesan Kamtibmas, Kapolsek dan warga kemudian melakukan pemantauan keliling hutan Ais Sio, Desa Oebelo, Kecamatan Amanuban Selatan.

Acara Sanut Banu Kiu Dimanfaatkan Kapolsek Amanuban Selatan Sampaikan Sejumlah Pesan Kamtibmas

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pulang Pesta dan Tabrak Trotoar, Wartawan di Kabupaten TTU Meninggal Dunia

Pulang Pesta dan Tabrak Trotoar, Wartawan di Kabupaten TTU Meninggal Dunia

Gagal Bertemu Anak, Pria di Kupang Bacok Mantan Istri Siri dan Anaknya

Gagal Bertemu Anak, Pria di Kupang Bacok Mantan Istri Siri dan Anaknya

Berniat Minta Klarifikasi Hubungan Suami Dengan Wanita Lain, IRT Di Kupang Malah Dibacok Parang Oleh Diduga Selingkuhan Suami

Berniat Minta Klarifikasi Hubungan Suami Dengan Wanita Lain, IRT Di Kupang Malah Dibacok Parang Oleh Diduga Selingkuhan Suami

Kios Warga TTU Terbakar Saat Pemilik Sedang Keluar

Kios Warga TTU Terbakar Saat Pemilik Sedang Keluar

Pasukan Brimob Dilepas Ratusan Pelajar di Labuan Bajo Usai Misi Kemanusiaan di Flores

Pasukan Brimob Dilepas Ratusan Pelajar di Labuan Bajo Usai Misi Kemanusiaan di Flores

Polres Sumba Barat Beri Trauma Healing Bagi 14 Anak Korban Pencabulan Guru

Polres Sumba Barat Beri Trauma Healing Bagi 14 Anak Korban Pencabulan Guru

Komentar
Berita Terbaru