Pelaku Penikaman di Alak Ditahan, Mengaku Cemburu Dengan Korban
Baca Juga:
- Kasus Penggelapan Tuntas, Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Yang Sempat Buron Diserahkan ke Kejaksaan
- Kapolresta Kupang Kota Minta Warga Kota Kupang Tidak Bakar Lahan Dan Hutan Serta Laporkan ke Polisi Soal Kebakaran Lahan
- Polisi Hentikan Pesta Dengan Bunyi Musik Yang Mengganggu Kenyamanan Warga
Nur melihat sebuah benda di pinggang Janur sehingga bertanya kepada Janur namun dijawab bahwa benda tersebut adalah obeng.
Sekitar pukul 01.45 Wita, korban menyuruh mematikan musik kemudian korban pergi membeli rokok di kios. Janur pun mengikuti korban.
Baca Juga:Selang beberapa saat, rekan korban yang lain, Wanda datang menemui Nur dan menceritakan kalau korban sementara bertengkar dengan Janur.
Namun Nur memilih tidak menanggapinya karena tidak ingin ikut campur dengan urusan korban dan pacarnya.
Wanda datang lagi menemui Nur di cafe Ganesa dan memberitahukan kalau korban mengalami luka akibat ditikam oleh Janur menggunakan benda tajam.
Jenazah korban dievakuasi oleh personil piket Polsek Alak ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.
Janur pun memilih menyerahkan diri di Polresta Kupang Kota dengan membawa barang bukti dan mengakui perbuatannya.
Baca Juga:Janur menikam korban karena cemburu gara-gara korban menemani tamu di cafe Ganesa.
Janur telah mengakui perbuataannya serta menyerahkan diri dan barang bukti sebilah pisau di Mako Polresta Kupang kota.
Kasus Penggelapan Tuntas, Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Yang Sempat Buron Diserahkan ke Kejaksaan
Kapolresta Kupang Kota Minta Warga Kota Kupang Tidak Bakar Lahan Dan Hutan Serta Laporkan ke Polisi Soal Kebakaran Lahan
Polisi Hentikan Pesta Dengan Bunyi Musik Yang Mengganggu Kenyamanan Warga
Pria Diduga Debt Colector di Kupang Diamankan Jatanras Polresta Kupang Kota
Hamili Anak Dibawah Umur, Pemuda di Kupang Jalani Proses Hukum