Operasional Haji 2026 Akan Dimulai 22 April, Petugas Haji Bandara Diminta Fokus Melayani Jemaah
digtara.com - Operasional haji 2026 akan dimulai 22 April 2026, Daerah Kerja (Daker) Bandara menjadi ujung tombak pelayanan karena jemaah kloter pertama tiba di tanah suci yang menyambut daker tim Daker Bandara.
Baca Juga:
- Penyandang Tunanetra Apresiasi Layanan Haji 2026, Harapkan Regulasi Disabilitas Segera Diimplementasikan
- PPDI Kalsel Apresiasi Layanan Haji Ramah Disabilitas, Usulkan Pendataan Lebih Detail
- Ekosistem Haji dan Umrah Menjadi Gerbang Perdagangan dan Investasi, BPKH Limited Siap Perkuat Peran Indonesia di Arab Saudi
Untuk itu, kini tim Daker Bandara fokus melakukan koordinasi untuk memantabkan pelaksanaan haji 2026.Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basir, menegaskan pentingnya peran petugas dalam memberikan rasa aman dan pelayanan yang excelent kepada jemaah haji Indonesia setibanya di Bandara Prince Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan kepada petugas di Hotel Daker Bandara di Madinah, Minggu (19/4/2026).
"Keberadaan kita penting untuk jemaah haji, terutama untuk memberikan rasa aman dan tenang. Kita merupakan Petugas pertama yang dilihat jemaah saat tiba di bandara sehingga kita harus memberikan kesan terbaik," ujar Abdul Basir.
Baca Juga:
Ia menekankan bahwa seluruh petugas harus memahami dan menghormati regulasi otoritas setempat, namun tetap dituntut fleksibel dalam menjalankan tugas di lapangan.
"Ada beberapa hal yang memang harus kita fleksibel. Namun prinsipnya, kita tetap mengikuti ketentuan otoritas bandara. Tujuan kita sama memberikan pelayanan dan penghormatan kepada duyufurrahman," lanjutnya.
Abdul Basir juga menyoroti pentingnya kecepatan layanan, terutama pada proses fast track yang kini menjadi fokus utama.
"Layanan di fastrack sangat cepat, waktu cukup ketat, tapi data kita juga harus akurat. Jadi kita dituntut untuk memberikan layanan yang ekstra cepat dan tepat," jelasnya.
Ia mengingatkan bahwa satu kelompok terbang (kloter) dapat tersebar di dua hingga tiga hotel, sehingga koordinasi data dengan Daker Madinah menjadi krusial.
"Yang perlu diperhatikan, satu kloter bisa beda dua sampai tiga hotel. Maka kita harus aktif koordinasi data akomodasi ke Daker Madinah," katanya.
Baca Juga:
Untuk mendukung mobilitas jemaah lansia dan disabilitas, tersedia fasilitas seperti mobil golf, payung, dan kursi roda.
"Mobil golf sudah ada di terminal haji. Untuk fast track, kita butuh payung dan kursi roda yang cukup," tambahnya.
Adapun penugasan di bandara Madinah dibagi ke dalam empat titik utama, yakni terminal haji, area fast track, gate internasional, dan terminal zero.
"Penugasan ada di empat titik, dengan konsentrasi terbesar di fast track, karena sekitar sekitar 90ribu jemaah kita turun di Mecca Route, yaitu jemaah dari embarkasi Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar," pungkasnya.
Abdul Basir mengingatkan seluruh petugas untuk menjaga kekompakan, disiplin, dan niat pelayanan selama bertugas.
"Layani jemaah dengan sepenuh hati, jaga koordinasi, dan tetap solid di lapangan. Kita hadir di sini untuk memastikan jemaah merasa aman, nyaman, dan terlayani dengan baik sejak pertama kali tiba di Arab Saudi," tutupnya. (San).
Baca Juga:
Penyandang Tunanetra Apresiasi Layanan Haji 2026, Harapkan Regulasi Disabilitas Segera Diimplementasikan
PPDI Kalsel Apresiasi Layanan Haji Ramah Disabilitas, Usulkan Pendataan Lebih Detail
Ekosistem Haji dan Umrah Menjadi Gerbang Perdagangan dan Investasi, BPKH Limited Siap Perkuat Peran Indonesia di Arab Saudi
Menhaj Evaluasi KKHI Madinah, Siapkan Transformasi Layanan Kesehatan Haji yang Lebih Efektif
Dukung Kebutuhan Katering Jemaah Haji, Kemenhaj Dorong Komoditas Pangan RI Masuk Rantai Pasok Katering Haji Arab Saudi
Kunjungi Saudi German Hospital Madinah, Menhaj Minta Pelayanan Kesehatan Bagi Jemaah Indonesia Semakin Optimal
Masih Dengan Pakaian Seragam Sekolah, Sejumlah Pelajar di Kota Kupang Diamankan Polisi daat Pesta Miras
Bangunan Sekolah di Ngada-NTT Terbakar Merambat Hingga Rumah Warga dan Kantor Parpol
Penyandang Tunanetra Apresiasi Layanan Haji 2026, Harapkan Regulasi Disabilitas Segera Diimplementasikan
PPDI Kalsel Apresiasi Layanan Haji Ramah Disabilitas, Usulkan Pendataan Lebih Detail
307 Calon Anggota Polri Panda Polda NTT Lolos ke Rikkes II
Tangani Puluhan Masalah Kejahatan, Polda NTT Dan Polres Jajaran Amankan 87 Tersangka
Kepala BGN Ditahan, Pemuda Muhammadiyah NTT Minta Kejaksaan Audit Pengelola MBG di NTT