Tahun 2018, Rupiah Pernah Babakbelur ke Level Rp15.200 per USD
digtara.com | JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan selama tahun 2018. Tahun ini, penurunan nilai tukar Rupiah lebih tinggi dibanding 2017 lalu.
Baca Juga:
Bahkan, Rupiah pernah babakbelur ke level Rp15.200 per USD, namun di penghujung tahun bisa menguat lagi ke level Rp14.500-an per USD.
Dilansir dari laman BI, Selasa (1/1/2019), nilai tukar Rupiah per Desember 2018 berada di level Rp14.481 per USD. Nilai tukar Rupiah tercatat melemah Rp939 atau 6,9% dalam setahun.
Sementara itu, akhir tahun 2017 nilai tukar Rupiah berada di level Rp13.548 per USD dan tercatat hanya mengalami pelemahan sebesar Rp112 atau 0,83% dalam setahun.
Pelemahan nilai tukar Rupiah ini, terjadi akibat penguatan dolar AS terhadap Rupiah. Pada 2018, nilai tukar Rupiah mulai merangkak dari Rp13.500, Rp13.600 hinga Rp13.700 pada Februari 2018. Kemudian, Rupiah tembus Rp14.000 pada 8 Mei 2018.
Kemudian pada Oktober 2018, Rupiah melemah pada level tertinggi Rp15.088 per USD. Menurut data yang dilansir dari Bank Indonesia, selama Oktober, Rupiah tetap mengalami kelesuan di kisaran level Rp15.200-an per USD.
Adapun pada November 2018, Rupiah balik arah menguat pada level Rp14.891. Pada pertengahan November hingga saat ini, Rupiah naik-turun pada Level Rp14.300-an hingga Rp14.500-an per USD.
Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Pemerintah: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat
Rupiah Diperkirakan Masih Tertekan, Berpotensi Bergerak di Kisaran Rp17.960–Rp18.030 per Dolar AS
Rupiah Melemah ke Rp17.326 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Tekan Kurs
Prediksi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, 2 April 2026 Diproyeksi Melemah
Kurs Dollar Hari Ini 14 Maret 2026: Rupiah Tertekan, USD Mendekati Rp17.000