Rabu, 12 Agustus 2026

Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Masih Tertekan, Dolar AS Berpotensi Tembus Rp17.500

Arie - Rabu, 13 Mei 2026 10:00 WIB
Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Masih Tertekan, Dolar AS Berpotensi Tembus Rp17.500
net
Ilustrasi.

digtara.com - Nilai tukar rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan Rabu, 13 Mei 2026, setelah sehari sebelumnya ditutup melemah hingga menembus level psikologis Rp17.500 per dolar AS.

Baca Juga:

Tekanan terhadap rupiah terjadi di tengah penguatan dolar AS serta meningkatnya ketidakpastian global akibat tensi geopolitik dan arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat.

Mengutip data RTI Infokom, rupiah pada perdagangan Selasa (12/5/2026) ditutup melemah 0,66 persen atau 115 poin ke level Rp17.529 per dolar AS. Pada saat yang sama, indeks dolar AS tercatat menguat 0,31 persen ke posisi 98,25.

Penyebab Rupiah Melemah

Research and Development ICDX, Tiffani Safinia, mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi kombinasi sentimen eksternal dan domestik.

Dari sisi global, penguatan dolar AS masih didorong ekspektasi pasar bahwa suku bunga tinggi The Fed akan bertahan lebih lama dari perkiraan sebelumnya.

Baca Juga:
"Selain itu, ada peningkatan permintaan aset safe haven di tengah ketegangan geopolitik Timur Tengah, serta kenaikan harga minyak dunia yang meningkatkan tekanan terhadap rupiah. Pasar juga masih menunggu arah inflasi AS yang akan menentukan ekspektasi kebijakan moneter The Fed ke depan," ujar Tiffani dalam keterangan tertulis, Selasa (12/5/2026).

Selain faktor global, tekanan terhadap rupiah juga berasal dari sentimen domestik. Investor asing disebut masih mencermati kondisi pasar keuangan Indonesia, termasuk isu transparansi dan struktur pasar modal yang sebelumnya disoroti MSCI.

Menurut Tiffani, pasar juga mengkhawatirkan meningkatnya kebutuhan subsidi pemerintah saat rupiah melemah, serta tingginya permintaan dolar AS untuk pembayaran utang luar negeri korporasi selama periode April hingga Mei 2026.

"Kombinasi faktor tersebut membuat tekanan terhadap rupiah menjadi lebih besar dibandingkan mata uang regional lainnya," jelasnya.

Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Ekonomi Indonesia

Pelemahan nilai tukar rupiah dinilai dapat memicu imported inflation atau inflasi akibat kenaikan harga barang impor.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan biaya impor bahan baku, energi, dan barang konsumsi sehingga mendorong kenaikan harga domestik secara bertahap.

Selain itu, tekanan juga bisa dirasakan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama karena beban subsidi energi dan pembayaran utang valas menjadi lebih besar saat kurs rupiah melemah.

Bagi sektor korporasi, khususnya perusahaan yang memiliki kewajiban dolar AS namun pendapatan berbasis rupiah, depresiasi rupiah dapat meningkatkan tekanan terhadap arus kas dan biaya operasional.

Baca Juga:
Meski demikian, pelemahan rupiah juga dinilai memberi dampak positif terbatas bagi sektor ekspor karena meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

"Bank Indonesia masih memiliki ruang stabilisasi melalui intervensi pasar valas, optimalisasi instrumen moneter, serta penguatan kebijakan pengendalian permintaan dolar AS domestik," kata Tiffani.

Rupiah Diperkirakan Masih Volatil

Tiffani menilai pergerakan rupiah saat ini masih sangat dipengaruhi sentimen global dan arus modal jangka pendek. Selama ketidakpastian geopolitik dan arah suku bunga AS belum mereda, volatilitas rupiah diperkirakan masih tinggi dalam jangka pendek.

Sementara itu, Trading Economics memperkirakan rupiah akan berada di level Rp17.388 per dolar AS pada akhir kuartal II 2026. Namun, tekanan pelemahan masih berpotensi berlanjut hingga akhir tahun.

"Rupiah Indonesia diperkirakan akan melemah hingga pertengahan 2026, dengan perkiraan menunjukkan di kisaran Rp17.300 sampai lebih dari Rp17.500 per dolar AS pada akhir 2026," tulis laporan Trading Economics.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Prediksinya

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Prediksinya

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 11 Agustus 2026, Diprediksi Menguat

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 11 Agustus 2026, Diprediksi Menguat

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini 10 Agustus 2026, Diprediksi Fluktuatif

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini 10 Agustus 2026, Diprediksi Fluktuatif

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 7 Agustus 2026, Diprediksi Bergerak di Rp17.850-Rp17.950 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 7 Agustus 2026, Diprediksi Bergerak di Rp17.850-Rp17.950 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 6 Agustus 2026, Diprediksi Menguat ke Rp17.850 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 6 Agustus 2026, Diprediksi Menguat ke Rp17.850 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026: Diprediksi Melemah

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026: Diprediksi Melemah

Komentar
Berita Terbaru