Kamis, 08 Oktober 2026

Kepsek di Lembata Ditemukan Tewas Gantung Diri

Imanuel Lodja - Rabu, 13 Mei 2026 09:15 WIB
Kepsek di Lembata Ditemukan Tewas Gantung Diri
istimewa
Kepsek di Lembata Ditemukan Tewas Gantung Diri

digtara.com - SK (59), seorang kepala sekolah pada sebuah sekolah dasar di Kabupaten Lembata, NTT ditemukan meninggal dalam kondiai gantung diri.

Baca Juga:

Korban ditemukan pada Selasa (12/5/2026) di kebun Mitematapa, Desa Lolong, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata.

Warga Dusun A, Desa Lolong, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata ini pertama kali ditemukan oleh istrinya LLM alias Lusia (57).

Sekitar pukul 05.30 Wita, Lusia bangun tidur namun tidak melihat korban. Lusia pun bertanya kepada anaknya namun anaknya menjawab tidak melihat korban.

Lusia kemudian mencari korban di dalam kampung namun tetap tidak menemukan korban.

Saat kembali ke rumah, Lusia melihat parang yang biasa korban bawa ke kebun sudah tidak ada sehingga ia memutuskan untuk mengikuti korban di kebun di Mitematapa.

Baca Juga:
Di kebun, Lusia hanya melihat jaket korban sehingga ia berpikir kalau korban sedang beristirahat di bawah pohon jambu mente.

Lusia berusaha memanggil korban namun tidak ada jawaban sehingga ia mendekati korban. Lusia kaget karena korban sudah pada posisi gantung diri.

Lusia kemudian pulang memanggil warga masyarakat yang sedang bekerja di Koperasi Merah Putih untuk melihat korban dan Lusia kembali ke rumah.

Korban ditemukan tergantung dengan tali nilon warna biru dan di bagian kiri korban terdapat parang, buku dan balpoin

Lusia pun sangat terpukul karena saat ini mereka dan keluarga sedang mengurus pernikahan anak perempuan mereka pada bulan Juni 2026.

Saudara sepupu korban, Yohanes Berkmans Dua (45) yang datang pasca kejadian kemudian menyuruh Marselinus Pekat Gera (27) dan Fari untuk membuka tali bagian atas dan ia menahan tubuh korban.

Setelah menurunkan korban, tali yang melilit leher korban dibuka dan setelah itu korban dibawa ke rumah korba, menggunakan mobil pick up.

Dokter dari Puskesmas Loang tiba di rumah duka untuk melakukan pemeriksaan medis.

Selama ini korban tinggal di Desa Lolong, Kecamatan Nagawutun, Kabupaten Lembata, bersama dengan Istri dan anak.

Korban merupakan guru di SD Inpres Lowoblolong yang baru satu tahun menjabat sebagai Plt. Kepala Sekolah.

Baca Juga:
Lokasi kejadian berada diluar kampung yang terdapat di kebun Mitematapa dan jarak antara lokasi TKP dengan Desa Lolong sekitar 500 meter.

Hasil pemeriksaan luar oleh dokter Puskesmas Nagawutung, dr. Leoni, tidak ditemukan luka lebam di sekujur tubuh korban.

Lidah korban menjulur keluar dan berwarna hitam. Terdapat bekas jeratan tali di bagian leher.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polres Kupang Limpahkan Kasus Pembuangan Bayi di Amarasi ke Polda NTT

Polres Kupang Limpahkan Kasus Pembuangan Bayi di Amarasi ke Polda NTT

Lima Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal Dump Truk di Lembata-NTT

Lima Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal Dump Truk di Lembata-NTT

Anggota Buser Gadungan Diamankan Polisi Karena Aniaya Warga

Anggota Buser Gadungan Diamankan Polisi Karena Aniaya Warga

Wakapolda NTT Tegaskan Sinergitas TNI-Polri untuk Jaga Keutuhan NKRI

Wakapolda NTT Tegaskan Sinergitas TNI-Polri untuk Jaga Keutuhan NKRI

Kapolda NTT dan Sejumlah Perwira Tinggi Polri Dimutasi

Kapolda NTT dan Sejumlah Perwira Tinggi Polri Dimutasi

Kapolsek Alak Berganti, Kapolresta Kupang Kota Ingatkan Soal Amanah Tugas Dan Kepentingan Masyarakat

Kapolsek Alak Berganti, Kapolresta Kupang Kota Ingatkan Soal Amanah Tugas Dan Kepentingan Masyarakat

Komentar
Berita Terbaru