Jumat, 08 Mei 2026

Rupiah Diprediksi Menguat ke Rp17.300 per Dolar AS Hari Ini, Didorong Sentimen Perdamaian Iran-AS

Arie - Jumat, 08 Mei 2026 08:30 WIB
Rupiah Diprediksi Menguat ke Rp17.300 per Dolar AS Hari Ini, Didorong Sentimen Perdamaian Iran-AS
net
Ilustrasi.

digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan menguat pada perdagangan Jumat, 8 Mei 2026. Rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp17.300 hingga Rp17.340 per dolar AS seiring melemahnya indeks dolar AS di pasar global.

Baca Juga:

Pada perdagangan sebelumnya, Kamis (7/5/2026), rupiah berhasil ditutup menguat sebesar 0,30% ke level Rp17.320 per dolar AS.

Berdasarkan data perdagangan, rupiah bergerak di rentang Rp17.292 hingga Rp17.372 sepanjang hari.

Mayoritas Mata Uang Asia Menguat

Tidak hanya rupiah, mayoritas mata uang Asia juga mencatatkan penguatan terhadap dolar AS.

Yuan China menguat sebesar 0,17%, dolar Hong Kong naik 0,05%, dan yen Jepang menguat 0,10%.

Baca Juga:
Selain itu, dolar Singapura naik 0,17%, baht Thailand terapresiasi 0,28%, dan dolar Taiwan menguat 0,19%.

Sementara itu, won Korea menjadi satu-satunya mata uang yang melemah dengan penurunan sebesar 0,21%.

Sentimen Perdamaian Iran dan AS Tekan Dolar

Direktur Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa pelemahan dolar AS dipicu oleh meningkatnya optimisme pasar terkait potensi berakhirnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

Iran disebut tengah meninjau proposal perdamaian dari AS yang berpotensi mengakhiri ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Sentimen positif tersebut membuat pelaku pasar mulai mengurangi permintaan terhadap aset safe haven seperti dolar AS.

Pasar Tunggu Data Ekonomi AS

Selain isu geopolitik, perhatian pasar juga tertuju pada data ekonomi Amerika Serikat, terutama laporan klaim pengangguran awal dan pidato sejumlah pejabat bank sentral AS atau The Fed.

Pelaku pasar juga menantikan rilis data ketenagakerjaan AS periode April 2026 yang dinilai dapat memengaruhi arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.

Jika data ekonomi menunjukkan perlambatan, peluang penurunan suku bunga diperkirakan semakin terbuka dan dapat menekan dolar AS lebih lanjut.

Baca Juga:
Tekanan Fiskal dan Isu Harga BBM

Dari dalam negeri, pemerintah disebut menghadapi tekanan fiskal akibat tingginya harga energi global yang bertahan dalam waktu lama.

Kondisi geopolitik global yang belum stabil membuat beban subsidi energi berpotensi meningkat melebihi perhitungan dalam APBN.

Ibrahim Assuaibi menilai pemerintah memiliki ruang untuk menyesuaikan harga bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi apabila tekanan fiskal terus meningkat.

Meski demikian, opsi penyesuaian harga BBM disebut sebagai langkah terakhir karena berisiko menekan daya beli masyarakat.

Prospek Rupiah Hari Ini

Dengan sentimen positif dari pelemahan dolar AS dan optimisme geopolitik global, rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif namun cenderung menguat.

Pelaku pasar tetap diminta mencermati perkembangan ekonomi global, arah kebijakan The Fed, serta dinamika harga energi dunia yang masih berpotensi memengaruhi pergerakan nilai tukar.

Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini dipengaruhi kombinasi sentimen global dan domestik. Optimisme pasar terhadap meredanya konflik geopolitik menjadi faktor utama yang menopang pergerakan mata uang Garuda.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan untuk melakukan transaksi keuangan tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.460 per Dolar AS Hari Ini, Tertekan Konflik Iran dan Kebijakan The Fed

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.460 per Dolar AS Hari Ini, Tertekan Konflik Iran dan Kebijakan The Fed

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.440 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Konflik Global dan Harga Minyak

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.440 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Konflik Global dan Harga Minyak

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.337 per Dolar AS, Sentimen Global Mulai Mereda

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.337 per Dolar AS, Sentimen Global Mulai Mereda

Rupiah Anjlok ke Rp17.346 per Dolar AS, Terburuk Sepanjang Sejarah dan Tekanan Global Menguat

Rupiah Anjlok ke Rp17.346 per Dolar AS, Terburuk Sepanjang Sejarah dan Tekanan Global Menguat

Rupiah Melemah ke Rp17.326 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Tekan Kurs

Rupiah Melemah ke Rp17.326 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Tekan Kurs

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.300 per Dolar AS Hari Ini 29 April 2026, Tertekan Sentimen Global

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.300 per Dolar AS Hari Ini 29 April 2026, Tertekan Sentimen Global

Komentar
Berita Terbaru