Jumat, 24 April 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 9 Maret 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.010 per Dolar AS

Arie - Senin, 09 Maret 2026 09:00 WIB
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 9 Maret 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.010 per Dolar AS
net
Ilustrasi.

digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada Senin, 9 Maret 2026 diperkirakan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah.

Baca Juga:

Rupiah diproyeksikan berada di rentang Rp16.920 hingga Rp17.010 per dolar AS seiring meningkatnya tekanan dari faktor domestik maupun global.

Berdasarkan data Bloomberg pada perdagangan Jumat (6/3/2026), rupiah tercatat melemah 20 poin atau sekitar 0,12 persen ke posisi Rp16.925 per dolar AS.

Di sisi lain, indeks dolar AS juga mengalami pelemahan sebesar 0,31 persen dan berada di level 99,01.

Baca Juga:
Pergerakan Mata Uang Asia

Sejumlah mata uang di kawasan Asia juga menunjukkan pergerakan yang bervariasi terhadap dolar AS.

Yen Jepang tercatat terapresiasi sekitar 0,04 persen, diikuti oleh Won Korea Selatan yang menguat 0,76 persen.

Sebaliknya, Rupee India dan Ringgit Malaysia masing-masing melemah sebesar 0,09 persen dan 0,08 persen terhadap dolar AS.

Fitch Turunkan Prospek Indonesia

Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelemahan rupiah juga dipengaruhi oleh faktor internal.

Baca Juga:
Salah satunya adalah keputusan Fitch Ratings yang menurunkan prospek ekonomi Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Menurut Ibrahim, salah satu pertimbangan lembaga pemeringkat tersebut adalah rendahnya rasio pajak Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB).

Dalam satu dekade terakhir, tax ratio Indonesia berada di kisaran 9 persen hingga 10 persen terhadap PDB. Bahkan, angkanya cenderung menurun dari 10,08 persen pada 2024 menjadi 9,31 persen pada 2025.

Selain itu, tingginya belanja sosial pemerintah juga menjadi perhatian, terutama program Makan Bergizi Gratis yang diperkirakan menelan anggaran sekitar 1,3 persen dari PDB pada periode 2025 hingga 2029.

Ketegangan Timur Tengah

Dari sisi eksternal, pasar juga mencermati eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Baca Juga:
Ketegangan tersebut mendorong kenaikan harga minyak mentah global yang berpotensi memicu tekanan inflasi di berbagai negara.

Menurut Ibrahim, kenaikan harga energi dapat membuat bank sentral di berbagai negara lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan penurunan suku bunga.

Untuk perdagangan sepanjang pekan ini, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp16.850 hingga Rp17.010 per dolar AS dengan volatilitas yang cukup tinggi mengikuti perkembangan ekonomi global.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini 24 April 2026 Diproyeksi Melemah ke Rp17.340, Tertekan Konflik Global dan Harga Minyak

Rupiah Hari Ini 24 April 2026 Diproyeksi Melemah ke Rp17.340, Tertekan Konflik Global dan Harga Minyak

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.220 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.220 per Dolar AS

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.180 per Dolar AS Hari Ini 22 April 2026, Ini Penyebabnya

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.180 per Dolar AS Hari Ini 22 April 2026, Ini Penyebabnya

Rupiah Berisiko Melemah ke Rp17.200, Sentimen Global Tekan Pasar

Rupiah Berisiko Melemah ke Rp17.200, Sentimen Global Tekan Pasar

Nilai Tukar Rupiah 20 April 2026 Diprediksi Melemah, Sentuh Rp17.250 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah 20 April 2026 Diprediksi Melemah, Sentuh Rp17.250 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Melemah Tipis, Bergerak di Kisaran Rp17.100–Rp17.200 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Melemah Tipis, Bergerak di Kisaran Rp17.100–Rp17.200 per Dolar AS

Komentar
Berita Terbaru