Sabtu, 13 Juni 2026

Rupiah Diprediksi Melemah Hari Ini 6 Maret 2026, Tensi Timur Tengah Tekan Nilai Tukar

Arie - Jumat, 06 Maret 2026 08:43 WIB
Rupiah Diprediksi Melemah Hari Ini 6 Maret 2026, Tensi Timur Tengah Tekan Nilai Tukar
net
Ilustrasi.

digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diproyeksikan kembali mengalami tekanan pada perdagangan Jumat, 6 Maret 2026. Sejumlah sentimen global, terutama eskalasi konflik di Timur Tengah, masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan mata uang domestik.

Baca Juga:

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup melemah ke level Rp16.905 per dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (5/3/2026). Pada saat yang sama, indeks dolar AS terpantau menguat 0,28% ke posisi 99,04.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan rupiah pada perdagangan hari ini akan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah di kisaran Rp16.900 hingga Rp16.940 per dolar AS.

Konflik Timur Tengah Menjadi Sentimen Utama

Baca Juga:
Menurut Ibrahim, meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah menjadi faktor utama yang menekan pergerakan rupiah.

Situasi memanas setelah Iran meluncurkan gelombang rudal ke Israel pada Kamis pagi. Serangan tersebut menyebabkan jutaan warga Israel harus berlindung di bunker saat konflik memasuki hari keenam.

Di sisi lain, eskalasi konflik juga melibatkan Amerika Serikat. Sebuah kapal selam militer AS dilaporkan menenggelamkan kapal perang Iran di perairan lepas pantai Sri Lanka yang menewaskan puluhan orang.

Selain itu, sistem pertahanan udara NATO juga dilaporkan menghancurkan sejumlah rudal balistik Iran yang ditembakkan ke arah Turki.

Ketegangan semakin meningkat setelah pasukan Iran menyerang kapal tanker minyak di sekitar Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi energi paling penting di dunia.

Penunjukan Ketua The Fed Baru Jadi Perhatian Pasar

Baca Juga:
Dari sisi Amerika Serikat, pasar juga mencermati langkah Presiden Donald Trump yang secara resmi menominasikan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve berikutnya.

Penunjukan tersebut dinilai pasar sebagai sinyal kebijakan moneter yang lebih ramah terhadap penurunan suku bunga, sehingga memicu berbagai reaksi di pasar keuangan global.

Respons Bank Indonesia terhadap Outlook Fitch

Dari dalam negeri, sentimen juga datang setelah Fitch Ratings merevisi outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, meskipun tetap mempertahankan sovereign credit rating Indonesia pada level BBB.

Bank Indonesia menegaskan bahwa afirmasi rating tersebut tetap mencerminkan kepercayaan global terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai masih kuat.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz

Rupiah Diproyeksikan Menguat, Bergerak di Kisaran Rp17.900–Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Menguat, Bergerak di Kisaran Rp17.900–Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS, Didukung Sentimen Domestik

Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS, Didukung Sentimen Domestik

Rupiah Diproyeksikan Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Rp18.100 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Rp18.100 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Masih Tertekan, Berpotensi Bergerak ke Rp18.350 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Masih Tertekan, Berpotensi Bergerak ke Rp18.350 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Kembali Melemah, Berpotensi Bergerak ke Rp18.120 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Kembali Melemah, Berpotensi Bergerak ke Rp18.120 per Dolar AS

Komentar
Berita Terbaru