Rabu, 16 September 2026

Rupiah Diprediksi Melemah Hari Ini 6 Maret 2026, Tensi Timur Tengah Tekan Nilai Tukar

Arie - Jumat, 06 Maret 2026 08:43 WIB
Rupiah Diprediksi Melemah Hari Ini 6 Maret 2026, Tensi Timur Tengah Tekan Nilai Tukar
net
Ilustrasi.
BI juga menyampaikan bahwa stabilitas sistem keuangan nasional tetap terjaga dengan dukungan likuiditas yang memadai, permodalan perbankan yang tinggi, serta risiko kredit yang relatif rendah.

Baca Juga:

Prospek Ekonomi Indonesia Masih Solid

Ke depan, Bank Indonesia memperkirakan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka menengah tetap solid.

Pertumbuhan ekonomi pada 2026 diproyeksikan berada di kisaran 4,9% hingga 5,7%. Sementara inflasi diperkirakan tetap terkendali sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga:
Selain itu, perluasan digitalisasi sistem pembayaran dan stabilitas infrastruktur keuangan juga dipandang akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional dalam beberapa tahun mendatang.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.750 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.750 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.710 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.710 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.650 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.650 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah, Cek Proyeksi Kurs ke Rp17.590 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah, Cek Proyeksi Kurs ke Rp17.590 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Menguat ke Rp17.480, Sentimen Konsumen Jadi Pendorong

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Menguat ke Rp17.480, Sentimen Konsumen Jadi Pendorong

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS, Pasar Soroti Inflasi dan Suku Bunga The Fed

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS, Pasar Soroti Inflasi dan Suku Bunga The Fed

Komentar
Berita Terbaru