Rabu, 17 Juni 2026

Rupiah Diprediksi Melemah Hari Ini 6 Maret 2026, Tensi Timur Tengah Tekan Nilai Tukar

Arie - Jumat, 06 Maret 2026 08:43 WIB
Rupiah Diprediksi Melemah Hari Ini 6 Maret 2026, Tensi Timur Tengah Tekan Nilai Tukar
net
Ilustrasi.
BI juga menyampaikan bahwa stabilitas sistem keuangan nasional tetap terjaga dengan dukungan likuiditas yang memadai, permodalan perbankan yang tinggi, serta risiko kredit yang relatif rendah.

Baca Juga:

Prospek Ekonomi Indonesia Masih Solid

Ke depan, Bank Indonesia memperkirakan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka menengah tetap solid.

Pertumbuhan ekonomi pada 2026 diproyeksikan berada di kisaran 4,9% hingga 5,7%. Sementara inflasi diperkirakan tetap terkendali sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga:
Selain itu, perluasan digitalisasi sistem pembayaran dan stabilitas infrastruktur keuangan juga dipandang akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional dalam beberapa tahun mendatang.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diperkirakan di Kisaran Rp17.800–Rp17.950 per Dolar AS

Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diperkirakan di Kisaran Rp17.800–Rp17.950 per Dolar AS

Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz

Rupiah Diproyeksikan Menguat, Bergerak di Kisaran Rp17.900–Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Menguat, Bergerak di Kisaran Rp17.900–Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS, Didukung Sentimen Domestik

Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS, Didukung Sentimen Domestik

Rupiah Diproyeksikan Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Rp18.100 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Rp18.100 per Dolar AS

Komentar
Berita Terbaru