Penjual Ikan Asin Asal Bandung Naik Haji, Cita-cita Haji Sejak Tahun 1960
digtara.com - Mimpi Marhati Emen Endjum, 83, jemaah haji asal Kiarancondong, Sukajadi Bandung akhirnya terwujud.
Baca Juga:
- Dukung Pengelolaan Haji Profesional, UIN Sunan Kudus Siap Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah ke-5 di Semarang
- KBIHU Babussalam NU Temanggung Sukses Dampingi 580 Jemaah Haji 2026, Siap Sambut Pembinaan Haji 2027 Lebih Optimal
- Juleha Demak Kompak Bayar Dam Tamattu di Tanah Air, Beri Manfaat yang Lebih Luas Bagi Masyarakat
Nenek Emen merupakan jemaah tertua dari Bandung yang tiba Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz Madinah, Kamis (23/04/2026) sekira 15.40 WAS yang tergabung dalam kloter 2 KJT.Emen mengaku selama ini ia berjaulan ikan asin dan beras di pasar dekat tempat tinggalnya.
"Saya jualan ikan asin dan beras sejak tahun 1960. Selain untuk memenuhi kebutuhan keluarga, saya tabung sedikit-sedikit untuk naik haji," aku Mbah Emen saat transit di Bandara Madinah bersiap menunggu bus untuk ke hotel Madinah.
Ia mengaku sebelum bisa naik haji tahun ini, dirinya telah melaksnakan ibadah umrah di tahun 2018.
Baca Juga:
"Saya tahun 2018 umrah sama anak saya, namun anak saya ini sudah meninggal. Habis pulang umrah langsung daftar haji dan alhamdulillah tahun ini bisa berangkat," ujar Mbah Emen dengan wajah ceria duduk di kursi roda.
Mbah Emen berharap hajinya berjalan lancar dan mabrur.
"Saya bersyukur bisa haji tahun ini. Semoga anak dan cucu-cucu saya bisa naik haji (melaksanakan ibadah haji, red)," pungkasnya. (San).
Dukung Pengelolaan Haji Profesional, UIN Sunan Kudus Siap Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah ke-5 di Semarang
KBIHU Babussalam NU Temanggung Sukses Dampingi 580 Jemaah Haji 2026, Siap Sambut Pembinaan Haji 2027 Lebih Optimal
Juleha Demak Kompak Bayar Dam Tamattu di Tanah Air, Beri Manfaat yang Lebih Luas Bagi Masyarakat
Haji Wafiq Guru Asal Demak Ajak Tenaga Pendidik Menabung Sejak Dini untuk Naik Haji
Ahsan Fauzi, Anggota MCH PPIH 2026: Tugasku Ibadahku