Di Masa Kepemimpinan AKBP Mirzal Maulana, Korban Penganiaya Miftahul Jannah Berharap Pelaku Dewi Segera Diproses
digtara.com - BINJAI - Korban pengeroyokan dan penganiayaan Miftahul Jannah berharap tindakan tegas dari Kapolres Binjai yang baru AKBP Mifzal Maulana untuk segera memproses dan menetapkan terlapor Dewi Cs sebagai tersangka pelaku penganiayaan.Aktivis Hukum Binjai, Dhani Lubis mengatakan, sejak laporan dilayangkan ke Polres Binjai pada 25 November 2025 lalu, hingga saat ini, belum ada tindak lanjut dari laporan tersebut.
Baca Juga:
Memang diketahui terduga pelaku Dewi, kata Dhani, merupakan istri dari berinisial UG yang namanya cukup terkenal di Kota Binjai. "Jadi jangan karena Dewi ini istri orang yang punya nama di Kota Binjai, sehingga dia gak bisa diproses hukum. Yang pasti hukum harus ditegakkan," tegas Dhani.
Dhani pun berharap di bawah kepemimpinan AKBP Mirzal Maulan, terduga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan Dewi Cs segera diproses dan ditetapkan sebagai tersangka.
Baca Juga:"Harapan kami sangat besar dengan Kapolres Binjai yang baru ini. Kami sangat mendukung kinerjanya, apalagi dalam menyelesaikan kasus, kami siap memberikan bantuan jika dibutuhkan. Memang Kapolres Binjai belum tahu siapa suami Dewi yang berinisial UG ini, tapi seiring berjalannya waktu, pak Kapolres pasti tahu si UG ini," pungkasnya.
Diceritakan Dhani, peristiwa itu berawal pada Selasa 25 november 2025 lalu sekira pukul 10:00 wib di Jalan P. Diponegoro, Tunggorono, Binjai Timur, Kota Binjai.
Saat itu, terduga pelaku Dewi bersama temannya (1 orang laki laki dan 1 orang perempuan) datang ke rumah korban dan langsung melakukan penganiayaan.
Korban, kata Dhani, telah membuat laporan ke Polres Binjai usai peristiwa penganiayaan tersebut. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan hukum terkait kasus tersebut.
"Laporan sudah kita buat, namun belum ada tindakan dari Polres Binjai, apakah karena terduga pelaku istri UG, pria yang cukup terkenal di Kota Binjai, atau ada hal lain sehingga proses hukum kasus ini tidak ada kejelasan," tanya Dhani.
Baca Juga:"Saat ini korban trauma berat akibat pengeroyokan dan penganiayaan tersebut. Kami berharap dan menunggu tindakan tegas pak Kapolres Binjai," tutup Dhani.
Polres Sumba Timur Musnahkan Miras Lokal Hasil Operasi KRYD Tahun 2025
Mantan Kapolres Sikka Jadi Pelaksana Harian Direktur Resnarkoba Polda NTT
Ribuan Liter Miras Sitaan Dimusnahkan Polres TTS
Simpang Siur Kasus Brio Tabrak Warung di Pasar Kaget Binjai, Hasil Tes Urine Jadi Sorotan: Antara Fakta atau Permainan Sat Lantas Polres Binjai
Jual Sepeda Motor Milik Mertua Untuk Senang-Senang, Residivis di Kota Kupang Diamankan Polisi Saat Nongkrong di Cafe