Sabtu, 11 Juli 2026

Kamar Kos di Medan Dijadikan Gudang Ratusan Vape Narkoba, Dua Pria Asal Aceh Ditangkap

Arie - Sabtu, 11 Juli 2026 08:00 WIB
Kamar Kos di Medan Dijadikan Gudang Ratusan Vape Narkoba, Dua Pria Asal Aceh Ditangkap
Dok Polrestabes Medan
Polisi membongkar gudang vape dari sebuah kos di Medan.

digtara.com - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan membongkar praktik penyimpanan ratusan vape yang diduga mengandung narkotika di sebuah rumah kos di kawasan Jalan Pasundan, Kota Medan. Lokasi tersebut diduga digunakan sebagai gudang sementara sebelum barang haram itu diedarkan.

Baca Juga:

Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Kamis (9/7/2026), polisi menangkap dua pria asal Lhokseumawe, Aceh, berinisial MY (35) dan MI (28).

Sebelum menggerebek kamar kos yang mereka tempati, petugas lebih dahulu mengamankan kedua tersangka di sebuah warung kopi di kawasan Jalan Wahidin, Medan. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita 30 pod getar yang diduga mengandung narkotika.

Pengembangan kasus kemudian mengarah ke kamar kos yang disewa kedua pelaku di Jalan Pasundan. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sekitar 680 vape narkoba dari berbagai merek yang disimpan di dalam kamar.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, mengatakan ratusan vape tersebut disembunyikan di dalam tas ransel yang diletakkan di bawah tempat tidur untuk menghindari kecurigaan penghuni kos lainnya.

"Ketika dilakukan penggeledahan di kamar kos kedua pelaku, personel menemukan sekitar 680 vape narkoba," ujar Rafli, Jumat (10/7/2026).

Baca Juga:
Menurut Rafli, posisi kamar yang berada di bagian tengah rumah kos membuat aktivitas para pelaku tidak mudah terpantau. Kondisi tersebut diduga sengaja dimanfaatkan sebagai lokasi penyimpanan sementara sebelum barang diedarkan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga vape narkoba tersebut dipasok dari Aceh. Namun, sumber utamanya diduga berasal dari Malaysia dan masuk ke Indonesia melalui jalur perairan.

"Barang bukti ditemukan di bawah tempat tidur. Hasil pemeriksaan awal, narkoba dipasok dari Aceh, namun sumber utamanya berasal dari Malaysia. Narkoba masuk ke Indonesia melalui jalur perairan," jelas Rafli.

Saat ini, Satresnarkoba Polrestabes Medan masih memburu pemasok yang diduga menyuplai barang kepada kedua tersangka. Polisi mengaku telah mengantongi identitas pelaku yang disebut berada di wilayah hukum Polda Aceh.

"Kami pastikan pemasok narkoba kepada kedua pelaku akan terus kami kejar," tegas Rafli.

Polrestabes Medan juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pemberantasan peredaran narkoba dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar kepada pihak kepolisian.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Satgas PRR Percepat Penyediaan Lahan Huntap bagi Penyintas Bencana di Aceh Tamiang

Satgas PRR Percepat Penyediaan Lahan Huntap bagi Penyintas Bencana di Aceh Tamiang

Wamenhaj Dahnil Serahkan Bantuan Jemaah Aceh yang Terlilit Utang

Wamenhaj Dahnil Serahkan Bantuan Jemaah Aceh yang Terlilit Utang

Polrestabes Medan Bongkar Home Industry Vape Narkoba, Libatkan Jaringan Internasional

Polrestabes Medan Bongkar Home Industry Vape Narkoba, Libatkan Jaringan Internasional

Satgas PRR Dorong Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

Satgas PRR Dorong Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

Polisi Ungkap Delapan Gudang Penampungan Kendaraan Diduga Hasil Kejahatan, Amankan 136 Unit

Polisi Ungkap Delapan Gudang Penampungan Kendaraan Diduga Hasil Kejahatan, Amankan 136 Unit

Polda Sumut Tingkatkan Patroli Saat Blackout Sumbagut, 365 Personel Disiagakan di Medan

Polda Sumut Tingkatkan Patroli Saat Blackout Sumbagut, 365 Personel Disiagakan di Medan

Komentar
Berita Terbaru