Selasa, 21 April 2026

Ketua PPK di Madina Meninggal Setelah Muntah Sakit Kepala hingga Demam, Polisi Lakukan Penyelidikan

Arie - Minggu, 18 Februari 2024 10:00 WIB
Ketua PPK di Madina Meninggal Setelah Muntah Sakit Kepala hingga Demam, Polisi Lakukan Penyelidikan
net
Ilustrasi.

digtara.com - Ketua PPK Pakantan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Parlan Soraya Lintang meninggal dunia.

Baca Juga:

Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab meninggalnya Parlan.

"Penyebabnya masih diselidiki," kata Arie melansir suara.com, Minggu (18/2/2024).

Informasi sementara dari saksi dan diagnosa dokter, kata Arie, Parlan mengeluh muntah muntah, sakit kepala dan demam hingga kesadarannya menurun dan mendapatkan perawatan.

"Korban meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Permata Madina, Panyabungan, Sabtu 17 Februari 2024 sekitar pukul 12.05 WIB," ucapnya.

Arie dan personelnya pun sudah melayat ke rumah duka di Desa Huta Lancat untuk menyampaikan bela sungkawa dan doa.

Pada kunjungan itu, pihaknya juga menyerahkan bantuan dari Polres Madina untuk meringankan beban keluarga korban.

"Polres Madina mengucapkan duka mendalam atas meninggalnya Parlan, Ketua PPK Pakantan. Semoga yang kami serahkan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan," jelasnya.

Dia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan.

"Semoga almarhum diterima semua amal baiknya, diampuni dosanya dan mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah," kata Arie.

Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ratusan Juta Uang Pajak Reklame di Kota Kupang Digelapkan Oknum PPPK

Ratusan Juta Uang Pajak Reklame di Kota Kupang Digelapkan Oknum PPPK

Gara-gara Rokok, PPPK Di Kupang Bayar Denda Rp 1 Juta

Gara-gara Rokok, PPPK Di Kupang Bayar Denda Rp 1 Juta

Unjuk Rasa Pegawai PPPK Dan Honorer Dinkes Alor Berlanjut

Unjuk Rasa Pegawai PPPK Dan Honorer Dinkes Alor Berlanjut

Pertanyakan Jam Kerja dan Gaji, PPPK dan Non PPPK Paruh Waktu di Alor Mogok Kerja dan Gelar Aksi

Pertanyakan Jam Kerja dan Gaji, PPPK dan Non PPPK Paruh Waktu di Alor Mogok Kerja dan Gelar Aksi

Tidak Pangkas PPPK, Provinsi NTT Terancam Kena Hukuman Fiskal

Tidak Pangkas PPPK, Provinsi NTT Terancam Kena Hukuman Fiskal

Pastikan Pelayanan Kesehatan Haji 2026, Kemenhaj Siagakan 45 Klinik Kesehatan di Makkah dan Madinah

Pastikan Pelayanan Kesehatan Haji 2026, Kemenhaj Siagakan 45 Klinik Kesehatan di Makkah dan Madinah

Komentar
Berita Terbaru