Kamis, 16 April 2026

Ny Masroini Letnan Dalimunthe Ajak Masyarakat Tekan Kanker Serviks Sejak Dini

Amir Hamzah Harahap - Kamis, 16 April 2026 20:18 WIB
Ny Masroini Letnan Dalimunthe Ajak Masyarakat Tekan Kanker Serviks Sejak Dini

digtara.com -Guna menekan angka korban kanker serviks (mulut rahim), Ketua TP PKK Kota Padangsidimpuan Ny Hj Masroini Letnan Dalimunthe melantik Kader Bestie IVA Test (Inspeksi Visual Asam Asetat) di Aula Kantor Camat Padangsidimpuan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan. Kamis (16/04/2026).

Baca Juga:

Diketahui, di Indonesia kanker serviks adalah salah satu penyebab kematian tertinggi pada wanita.

Baca Juga:

Data menunjukkan terdapat sekitar 36.000+ kasus baru dan lebih dari 21.000 kematian setiap tahunnya, yang berarti sekitar 57 wanita meninggal setiap harinya akibat penyakit ini.

Untuk mencegah dan menekan angka kematian tersebut, TP PKK Kota Padangsidimpuan melantik dan memberi pembinaan kepada Kader Bestie (Berantas dan Enyahkan Ca Serviks Melalui Screning Terpadu Yang Inovatif Efektif Dengan IVA) dari 8 Desa Se-Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu.

Baca Juga:

"Tahun 2025 kemarin kita mengukuhkan kader dengan nama Koum IVA dengan capaian angka persentase pemeriksaan naik 5%. Dan Tahun 2026 kader relawan kelompok masyarakat bernama Bestie yang diharapkan mampu mendongkrak angka tersebut. Serta persentasenya angka capaian keseluruhan sudah mencapai 80% dalam tes pemeriksaan" Ucap Ketua TP PKK Ny Masroini Letnan Dalimunthe dalam arahannya seusai melantik kader/relawan Bestie.

Lanjutnya, untuk 2026 kader besti diharapkan mampu menyampaikan pesan kepada masyarakat akan kesadaran kesehatan dan melakukan skrining terpadu.

"Sebagai bahagian dari garda terdepan dalam penyampai informasi kepada masyarakat tentu kita harus terus melakukan pembinaan kepada seluruh relawan. Dan pada 22 April depan kita akan mendapatkan pembinaan dari provinsi untuk menambah dan meng upgrade wawasan terkait program ini" Tegasnya.

Baca Juga:

Acara Pengukuhan ini juga turut dihadiri Kadis Kesehatan Kota Padangsidimpuan, Balyan Siregar, SKM, M.Kes, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Aswin Hsb, S.AP, Plt Camat Angkola Julu Bambang Sugiono S.Sos, Kepala Puskesmas Pintu Langit Yusrawati Daulay S.Keb, Kapus Poken Jior Ikrima Pohan SKM, MKM, TP PKK Se- Kecamatan Angkola Julu serta relawan/kader Bestie.

Sementara, Kadis Kesehatan Balyan Siregar dalam sambutannya menjelaskan bahwa tingginya angka kematian secara nasional tersebut Kanker serviks pada urutan kedua setelah kanker payudara(carcinoma mammae).

Baca Juga:

"Tingginya angka tersebut mencapai 21 ribu ibu setiap tahunnya atau setiap 27 menit 1 kasus kematian karena kanker serviks. Maka hal ini menjadi perhatian khusus dan kader diharapkan ikut berpartisipasi penyampai pesan pentingnya pencegahan dini. Yang nantinya diharapkan angka ini mampu kita tekan terkhusus di Kota Padangsidimpuan. Sehingga outputnya ibu sehat dan generasi emas" Tegasnya.

Tentang Kanker Serviks

Baca Juga:

Kanker serviks adalah jenis kanker yang berkembang pada sel-sel di leher rahim. Ini merupakan salah satu kanker paling mematikan pada wanita, setelah kankerpayudara.

Ada 2 (dua) jenis utama kanker serviks: pertama, Karsinoma Sel Skuamosa (KSS), yang merupakan jenis yang paling umum dan dimulai pada sel skuamosa, yaitu sel yang melapisi bagian luar leher rahim.

Baca Juga:

Kedua, Adenokarsinoma, yang berkembang dari sel-sel kelenjar di saluran leher rahim. Penyebab pasti terjadinya kanker serviksmasih belum sepenuhnya diketahui, namun kondisi ini sangat terkait dengan infeksi virus Human Papillomavirus (HPV).

Selain itu, faktor keturunan dan riwayat penyakit menular seksual juga dapat berperan dalam peningkatan risiko.

Pada tahap awal,kanker servikssering tidak menunjukkan gejala yang jelas, tetapi pada stadium yang lebih lanjut, penderita bisa mengalami beberapa gejala, seperti nyeri pada panggul, haid yang tidak teratur, keputihan, rasa sakit saat berhubungan seksual, perdarahan di luar siklus menstruasi, serta perdarahan yang terjadi setelah menopause.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru