Rabu, 07 Oktober 2026

Lima Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal Dump Truk di Lembata-NTT

Imanuel Lodja - Selasa, 06 Oktober 2026 16:11 WIB
Lima Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal Dump Truk di Lembata-NTT
net
Ilustrasi.

digtara.com -Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Kabupaten Lembata, NTT pada Selasa (6/10/2026)

Baca Juga:

Kecelakaan yang melibatkan mobil dump truk mitsubishi colt diesel tanpa nomor kendaraan terjadi di ruas jalan Lerahingga-Banitobo, tepatnya di Olepue, Desa Lerahingga, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata.

Lima orang dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan ini. Ada pula 10 orang warga mengalami luka-luka.

Kendaraan dikemudikan AT alias Arnoldus (40) warga Desa Baupana, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata.

Pada Selasa, 6 Oktober 2026 sekitar pukul 07.30 WITA, mobil dump truk mitsubishi colt diesel warna kuning tanpa TNKB melaju dari Desa Baupana dengan tujuan Kampung Lama, Desa Banitobo, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata.

Kendaraan tersebut mengangkut pasir kurang lebih setengah bak, air dalam jerigen sebanyak kurang lebih 10 buah dengan kapasitas sekitar 35 liter per jerigen, serta penumpang sebanyak 15 (orang.

Baca Juga:
Setibanya di ruas jalan Lerahingga– Banitobo, tepatnya pada tanjakan Olepue, kendaraan diduga kehilangan tenaga.

Pengemudi berupaya memundurkan kendaraan pelan-pelan. Pada saat kendaraan bergerak mundur, kendaraan diduga tergelincir dan kemudian terbalik.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah penumpang mengalami benturan dan tertimbun material pasir yang berada di dalam kendaraan.

Hal ini mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan 10 orang mengalami luka-luka.

Selanjutnya korban dievakuasi oleh personel Polri bersama masyarakat untuk mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Hadakewa.

Ada tujuh orang korban dirujuk ke RSUD Lewoleba, Kabupaten Lembata untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dan satu orang luka dirawat di Puskesmas Hadakewa. Sementara dua orang lainnya sudah kembali ke rumah masing-masing.

"Kendaraan mengalami kecelakaan tunggal dengan posisi terbalik setelah tidak mampu melewati tanjakan dan mengalami kemunduran/tergelincir," ujar pengemudi kendaraan.

Diakui pula bahwa saat kendaraan berada di tanjakan/TKP, kendaraan kehilangan tenaga sehingga ia berupaya memundurkan kendaraan secara perlahan. Pada saat mundur, kendaraan tergelincir dan kemudian terbalik.

Ignatiys Koda (42) mengakui hal yang sama kalau ia melihat kendaraan dalam keadaan terbalik dan sejumlah korban tergeletak di sekitar kendaraan.

Selanjutnya ia bersama warga mengamankan pengemudi untuk kemudian dibawa ke Polsubsektor Lebatukan.

Baca Juga:
Berdasarkan pemeriksaan awal di lapangan dan keterangan sementara pengemudi, kecelakaan diduga terjadi karena kendaraan kehilangan tenaga pada saat melintasi tanjakan, kemudian saat dilakukan upaya mundur kendaraan mengalami tergelincir dan terbalik.

Selain itu, ada dugaan pelanggaran terhadap ketentuan keselamatan angkutan karena kendaraan jenis dump truck yang pada dasarnya merupakan kendaraan barang digunakan untuk mengangkut penumpang dalam jumlah banyak serta diduga membawa muatan barang dan penumpang yang tidak sesuai dengan peruntukan/ketentuan keselamatan kendaraan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kasus Buang Bayi di Amarasi-Kupang Terungkap dari Baju Pembungkus Jenazah Bayi

Kasus Buang Bayi di Amarasi-Kupang Terungkap dari Baju Pembungkus Jenazah Bayi

Bawa Anak, Istri Sah Dapati Suaminya Sekamar Dengan Wanita Lain

Bawa Anak, Istri Sah Dapati Suaminya Sekamar Dengan Wanita Lain

Polres Sumba Timur Monitoring Apotik Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu

Polres Sumba Timur Monitoring Apotik Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu

Pasangan Muda Pelaku Buang Bayi di Amarasi-Kupang Menyerahkan Diri ke Polisi

Pasangan Muda Pelaku Buang Bayi di Amarasi-Kupang Menyerahkan Diri ke Polisi

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Warga Amarasi-Kupang Dalam Kondisi Tidak Utuh

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Warga Amarasi-Kupang Dalam Kondisi Tidak Utuh

PPA Polres Alor Sosialisasikan Program Rise And Speak Bagi Siswa SMP

PPA Polres Alor Sosialisasikan Program Rise And Speak Bagi Siswa SMP

Komentar
Berita Terbaru