Mobil Travel Ditumpangi Ibu Hamil di Manggarai Barat Terperosok ke Jurang
digtara.com -Kecelakaan tunggal menimpa satu unit mobil travel jenis Daihatsu Terios warna hitam nomor polisi EB 1275 GC di pendakian Wate, Desa Golo Ketak, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Senin (27/4/2026).
Baca Juga:
- Alasan Kesehatan, Lansia Pelaku Pemerkosaan Dua Bocah di Manggarai Barat Diperiksa di Rumah
- Hampir Dua Pekan disemayamkan di Manggarai Barat, Jenazah Dua WNA Austria Diberangkatkan ke Denpasar
- Belajar Dari Insiden Meninggalnya WNA Austria di Lokasi Wisata, Polisi-Warga di Manggarai Barat Intensifkan Sidak di Lokasi Wisata
Insiden ini mengakibatkan kepanikan luar biasa, terlebih salah satu korban diketahui tengah dalam kondisi hamil tua.
Peristiwa bermula saat kendaraan melaju dari arah Nanga Terang menuju Labuan Bajo dengan mengangkut dua orang penumpang, yakni Erna Diana Rahma (39), seorang bidan, dan Kristina D.K. Jebarus (25).
Baca Juga:di lokasi kejadian yang dikenal sebagai jalur pendakian terjal dengan kondisi aspal berlubang, mobil tersebut kehilangan tenaga.
Karena kondisi jalan yang rusak, mobil tiba-tiba bergerak mundur tanpa kendali.
Mobil tidak kuat menanjak karena jalan rusak di Pendakian Wate.
Diduga kuat, rem tangan kendaraan tersebut tidak berfungsi optimal saat mobil mulai kehilangan kendali di tanjakan ekstrem tersebut.
"Kecelakaan tersebut diduga disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, yakni kelalaian pengemudi, kondisi jalan yang rusak, kegagalan kendaraan saat menanjak, serta rem tangan yang tidak berfungsi dengan baik," ungkapnya.
Baca Juga:Akibat kecelakaan ini, kedua penumpang mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Pratama Komodo untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Kondisi Erna Diana Rahma yang sedang hamil tua menjadi perhatian utama petugas medis di lapangan.
"Kami telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Anggota juga sudah dikerahkan ke rumah sakit untuk mengecek kondisi terkini para korban," paparnya.
Petugas terus berupaya mengevakuasi kendaraan tersebut karena letaknya yang sulit dijangkau di dasar jurang.
Baca Juga:Adapun kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 6 juta.
"Kondisi medan yang sangat sulit menghambat proses evakuasi kendaraan. Kami mengupayakan bantuan alat berat untuk menangani kendala tersebut," sebut Ipda Bayu.
Warga dan pengguna jalan diimbau untuk lebih waspada saat melintasi jalur Pendakian Wate, mengingat kondisi jalan yang rusak dan tanjakan yang cukup terjal seringkali memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Alasan Kesehatan, Lansia Pelaku Pemerkosaan Dua Bocah di Manggarai Barat Diperiksa di Rumah
Hampir Dua Pekan disemayamkan di Manggarai Barat, Jenazah Dua WNA Austria Diberangkatkan ke Denpasar
Belajar Dari Insiden Meninggalnya WNA Austria di Lokasi Wisata, Polisi-Warga di Manggarai Barat Intensifkan Sidak di Lokasi Wisata
Fasilitas Rusak, Akses ke Lokasi Wisata Alam Danau Sano Limbung-Manggarai Barat Ditutup Sementara
Polres Manggarai Barat Periksa Lima Saksi Dalam Kasus Tewasnya Dua WNA Austria