Minggu, 17 Mei 2026

Pengemudi Ojol di Manggarai Barat Dianiaya Sejumlah Pria Tak Dikenal

Imanuel Lodja - Rabu, 15 April 2026 09:19 WIB
Pengemudi Ojol di Manggarai Barat Dianiaya Sejumlah Pria Tak Dikenal

digtara.com -DD (41), seorang mitra pengemudi ojek online (Ojol/Grab) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang tidak dikenal saat sedang menjemput penumpang di Jalan Yohanes Sehadun, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga:

Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polres Manggarai Barat dengan nomor laporan LP/B/47/IV/2026/SPKT.

Kejadian bermula saat korban DD hendak menjemput tamu melalui aplikasi Grab di depan toko Indomaret.

Saat penumpang sudah naik ke atas sepeda motor, tiba-tiba situasi berubah mencekam.

Baca Juga:
Sekelompok orang yang tidak dikenal datang menghampiri dan mengintimidasi korban.

Para pelaku secara paksa mencabut kunci sepeda motor korban dan membentaknya untuk segera turun dari kendaraan.

"Pelaku langsung mencekik saya dari belakang. Saya merasa kesakitan dan mencoba berontak untuk melepaskan diri," ungkap DD dalam keterangannya saat melaporkan kejadian tersebut.

Korban mencoba melawan. Namun salah satu pelaku melayangkan tendangan keras ke arah perut DD.

Akibat kuatnya hantaman tersebut, korban terjatuh dan tergeletak di tengah jalan raya yang saat itu tengah dilintasi kendaraan.

‎Tak puas melihat korban terjatuh, pelaku kembali menyerang saat Donatus berusaha berdiri.

Baca Juga:
Sebuah pukulan mendarat di bagian kepala korban, yang beruntung saat itu masih menggunakan helm pelindung.

Pasca kejadian, korban DD didampingi AM dan GM segera mendatangi Polres Manggarai Barat untuk mencari keadilan.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang membenarkan adanya laporan tersebut.

Hingga saat ini, motif sementara diduga karena adanya salah paham di lapangan, namun identitas para pelaku masih dalam proses penyelidikan (Lidik).

‎"Benar, kami sudah menerima laporannya. Saat ini tim penyidik tengah melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut," ujar Kapolres Mabar dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).

Kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus penganiayaan yang tengah menjadi sorotan publik, terutama di kalangan komunitas ojek online hingga tuntas.

Baca Juga:
‎Langkah hukum ini diambil sebagai upaya menciptakan keadilan hukum bagi korban sekaligus memberikan peringatan keras bagi para pelaku kekerasan.

AKBP Christian menyatakan bahwa penyidikan akan terus dilakukan secara intensif.

Pihaknya memastikan tidak ada celah bagi pelaku untuk lolos dari jerat hukum demi menjaga marwah supremasi hukum di wilayahnya.

‎"Proses hukum ini akan terus berlanjut secara transparan dan akuntabel. Kami ingin memastikan bahwa ada efek jera yang nyata bagi pelaku penganiayaan, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan," jelasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sembunyikan BBM dalam Terpal Merah, Dua Terduga Pelaku Diperiksa Penyidik Polres Manggarai Barat

Sembunyikan BBM dalam Terpal Merah, Dua Terduga Pelaku Diperiksa Penyidik Polres Manggarai Barat

Agen Travel di Labuan Bajo Gelapkan Uang Wisatawan Mancanegara

Agen Travel di Labuan Bajo Gelapkan Uang Wisatawan Mancanegara

Pengangkutan Ribuan Burung ke Surabaya Digagalkan Tim Gabungan di Manggarai Barat

Pengangkutan Ribuan Burung ke Surabaya Digagalkan Tim Gabungan di Manggarai Barat

Turis Jepang Mengaku Dilecehkan di Lokasi Spa Labuan Bajo-Manggarai Barat

Turis Jepang Mengaku Dilecehkan di Lokasi Spa Labuan Bajo-Manggarai Barat

Bawa Narkoba dari Bali, Pria di Manggarai Barat Diamankan Polisi Saat Turun dari Kapal

Bawa Narkoba dari Bali, Pria di Manggarai Barat Diamankan Polisi Saat Turun dari Kapal

LC THM di Labuan Bajo Meninggal, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

LC THM di Labuan Bajo Meninggal, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Komentar
Berita Terbaru