Audiens Dengan Aliansi Mahasiswa, Polres Sumba Timur Serius Tangani Dugaan Kekerasan Seksual Dosen Pada Mahasiswi
digtara.com -Polres Sumba Timur menegaskan komitmennya untuk menangani secara serius kasus dugaan kekerasan seksual yang terjadi di wilayah Waingapu dan melibatkan seorang mahasiswi serta seorang dosen.
Baca Juga:
Kepolisian tidak tergesa-gesa dalam mengambil kesimpulan sebelum seluruh rangkaian penyelidikan dan pengumpulan bukti dilakukan secara lengkap dan menyeluruh.
Menurut Kapolres, setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti berdasarkan fakta hukum dan alat bukti yang ditemukan di lapangan, sehingga proses penanganan perkara dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Kapolres juga menyoroti bahwa kasus yang terjadi di lingkungan pendidikan tersebut merupakan perkara yang sensitif dan memerlukan penanganan yang hati-hati agar tidak menimbulkan dampak lebih luas di masyarakat.
AKBP Dr. Gede Harimbawa memastikan bahwa selama proses hukum berlangsung, kepolisian tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta memberikan perlindungan kepada semua pihak yang terlibat, baik pelapor, korban, maupun terlapor.
Baca Juga:Saat ini, penyidik Polres Sumba Timur masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan berbagai bukti yang berkaitan dengan laporan tersebut untuk memperjelas duduk perkara.
Kapolres juga menghimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak mengganggu proses penyelidikan yang sedang berjalan dan tidak menimbulkan opini yang menyesatkan.
"Perkembangan kasus akan kami sampaikan sesuai dengan tahapan proses hukum yang berlaku," ujar Kapolres, seraya menegaskan komitmen kepolisian dalam menuntaskan perkara tersebut secara profesional dan akuntabel.
Pada Jumat (29/5/2026) siang, Polres Sumba Timur menerima audiensi dari Aliansi Gerakan Mahasiswa Anti Kekerasan terhadap Perempuan terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan salah satu mahasiswi pada salah satu kampus di Kota Waingapu.
Audiensi di gedung Multimedia Sanika Satyawada Polres Sumba Timur dihadiri perwakilan Aliansi Gerakan Mahasiswa Anti Kekerasan terhadap Perempuan yang terdiri dari unsur GMKI Cabang Waingapu, GMNI Cabang Sumba Timur, serta PMKRI yang diterima Wakapolres Sumba Timur, Kompol Angga Maulana.
Satresnarkoba Polres Sumba Timur Intensifkan Pencegahan Narkoba
Polres Sumba Timur Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Padadita
Anggota Dan ASN Purna Bakti di Polres Sumba Timur Dilepas Dengan Upacara Pedang Pora
Satlantas Polres Sumba Timur Tertibkan Penggunaan Knalpot Racing
Sumba Timur Bebas Narkoba, Siswa SMA Negeri 2 Waingapu Dibekali Soal Bahaya Narkoba