Undana Berdampak, Tim Relawan Beri Pelayanan Maksimal Bagi Korban Gempa Flores
Baca Juga:
Ia menegaskan, akar Undana adalah Flobamorata, yakni masyarakat NTT dengan seluruh persoalan, kekayaan, tantangan dan harapannya.
Menurut Melki, makna tersebut semakin nyata ketika gempa bumi melanda Pulau Flores. Di tengah situasi krisis, Undana memilih untuk bergerak dan hadir bersama masyarakat terdampak.
Undana mengirimkan tim kemanusiaan ke sejumlah lokasi terdampak, membangun posko darurat, menghadirkan pelayanan kesehatan, menggerakkan relawan serta menyalurkan bantuan logistik yang turut didukung Dharma Wanita Undana.
"Saya menyaksikan sendiri ketika turun ke Flores, anak-anak Undana tampil menjadi bagian terdepan mengurus pengungsi gempa Flores," ungkapnya.
Baca Juga:Bagi Melki, kehadiran mahasiswa dan civitas akademika Undana di lokasi bencana memperlihatkan bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya dibutuhkan dalam situasi normal.
Justru dalam kondisi krisis, kata dia, keberadaan sebuah kampus diuji. Apakah ilmu yang dimiliki mampu diterjemahkan menjadi tindakan nyata untuk meringankan penderitaan masyarakat.
Menurutnya, pengalaman tersebut merupakan ruang belajar nyata bagi mahasiswa. Mereka dapat melihat langsung keluarga yang kehilangan tempat tinggal, masyarakat yang bertahan dalam keterbatasan hingga solidaritas yang tumbuh ketika kondisi tidak mudah.
"Pengalaman seperti ini tidak dapat diperoleh di dalam kelas. Di lapangan ilmu bertemu dengan kenyataan dan pendidikan bertemu dengan kemanusiaan," ujarnya.
Jadi Kehormatan Jalani Misi Kemanusiaan di Flores, Tim Slog Polri Bahagia Layani Warga Korban Gempa
Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Ternak, Polres Sumba Timur Masih Dalami Dugaan Keterlibatan Anggota Polri
Misi Kemanusiaan, Polairud Antar Bantuan ke Wilayah Pesisir Terisolir
Bubarkan Aksi Balap Liar, Polres Belu Amankan Dua Sepeda Motor
Sambut HUT Lantas, Polres Sumba Barat Salurkan Bantuan Ribuan Liter Air Bersih Bagi Warga