Jumat, 04 September 2026

Orang Tua Dokter Icha Mengadu ke DPD RI Terkait Proses Hukum

Imanuel Lodja - Jumat, 04 September 2026 06:36 WIB
Orang Tua Dokter Icha Mengadu ke DPD RI Terkait Proses Hukum
ist
Anggota DPD RI asal NTT, Abraham Paul Liyanto menerima dan berdialiog dengan orang tua dokter Icha, Kamis (3/9/2026)
"Tidak perlu kasihani, tapi hargailah perjuangan dan pengorbanan anak saya. Dia sudah mau mengabdikan diri di TTU, sudah berkomitmen untuk mengabdi dan membuat perjanjian dengan Bupati dan DPRD. Tapi apa yang mereka berikan kepada anak saya? Sungguh sangat tidak adil bagi anak saya," ungkapnya.

Baca Juga:

Nur kemudian meminta Abraham Paul Liyanto sebagai senator yang mewakili masyarakat NTT untuk ikut memperjuangkan rasa keadilan bagi keluarga. Terutama agar proses hukum terhadap para tersangka dikawal secara objektif dan tidak dipengaruhi kekuasaan maupun kepentingan politik.

Ia juga berharap kasus yang menimpa dr Icha menjadi pembelajaran penting dalam memberikan perlindungan terhadap tenaga kesehatan.

Menurutnya, tenaga kesehatan yang menjalankan tugas untuk melayani masyarakat harus mendapatkan perlindungan ketika menghadapi persoalan dalam menjalankan profesinya.

"Jangan karena memiliki jabatan lalu melakukan tindakan seenaknya kepada orang lain," tegas Nur.

Anggota DPD RI asal NTT, Abraham Paul Liyanto usai mendengar keluhan keluarga berjanji mengawal penanganan kasus kematian dr Icha dan meminta penjelasan langsung dari aparat kepolisian terkait proses hukum terhadap tiga anggota DPRD yang telah ditetapkan sebagai tersangka namun tidak ditahan.

Baca Juga:

Menurutnya, menerima dan mendengarkan keluhan masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.

Ia menyebutkan kalau kasus dr Icha menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan perlindungan hukum dan rasa keadilan diberikan kepada semua pihak.

"Kasus dr Icha ini sudah viral. Sebagai senator, saya menerima dan mendengar keluhan masyarakat agar bisa memfasilitasi dengan instansi baik di pusat maupun di daerah. Saya akan komunikasi dengan Kapolda terkait hal ini," katanya.

Ia memahami kekhawatiran keluarga, terutama karena para tersangka merupakan anggota DPRD yang juga memiliki keterikatan dengan partai politik masing-masing.

Menurut Abraham, posisi dan kekuatan politik para tersangka tidak boleh membuat keluarga korban merasa khawatir terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

"Jangan kuatirkan soal itu, kita akan kawal bersama-sama. Saya akan meminta penjelasan yang pasti dari instansi terkait," tegasnya.

Abraham menilai, persoalan dalam kasus dr Icha tidak semata-mata harus dilihat dari sisi penegakan hukum terhadap para tersangka.

Kasus tersebut juga dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi dan memperbaiki regulasi di bidang kesehatan, khususnya terkait perlindungan terhadap tenaga kesehatan (nakes).

Ia mengatakan persoalan perlindungan terhadap tenaga kesehatan bukan hanya terjadi di NTT, tetapi juga menjadi persoalan di berbagai daerah.

Baca Juga:

Karena itu, kasus dr Icha diharapkan dapat menjadi momentum untuk mendorong perubahan aturan kesehatan secara lebih luas sehingga tenaga kesehatan memperoleh perlindungan hukum ketika menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

"Kasus dr Icha bisa memperbaiki aturan kesehatan secara global agar memberikan perlindungan kepada nakes karena tidak hanya di NTT, namun di daerah lain juga sama," ujarnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru