Selasa, 25 Agustus 2026

IRT di Belu Tewas Tertimpa Pohon Cemara Saat Cari Biji Mente di Hutan

Imanuel Lodja - Senin, 24 Agustus 2026 11:00 WIB
IRT di Belu Tewas Tertimpa Pohon Cemara Saat Cari Biji Mente di Hutan
net
Ilustrasi.

digtara.com -Teodora Bui (52), seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Belu, NTT tewas tertimpa pohon cemara pada Sabtu (22/8/2026).

Baca Juga:

Jenazah warga Dusun Debubot, Desa Fatubaa, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu ini ditemukan dalam hutan cemara di Dusun Debubot, Desa Fatubaa, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Korban diduga meninggal dunia akibat tertimpa pohon cemara yang patah saat korban mencari biji jambu mente.

Je da Costa (57), warga Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu mengakui kalau saat ia mengumpulkan batu di sungai/kali, ia sempat bertemu dengan korban yang sedang membawa ember.

Korban sempat menegurnya, kemudian korban berjalan masuk ke dalam hutan cemara yang berada di sekitar sungai tersebut.

Sekitar satu jam kemudian, setelah selesai mengumpulkan batu, Je da Costa masuk ke dalam hutan yang berada di sekitar sungai untuk mencari kayu bakar.

Baca Juga:
Saat berada di dalam hutan, ia melihat ada pohon cemara yang patah. Ia bermaksud mengambil kayu tersebut untuk dijadikan kayu bakar.

Namun, ketika mendekati pohon tersebut, ia melihat korban dalam keadaan tertelungkup dan tertindih oleh pohon cemara yang patah.

Melihat kejadian tersebut, ia kemudian memberitahukan kepada keluarga korban dan menghubungi Bhabinkamtibmas.

Edmundus Bere (20), anak korban mengaku kalau pada Sabtu pagi sebelum kejadian, korban sempat menyampaikan kalau ia akan pergi mencari biji jambu mete.

Kapolsek Tasifeto Timur bersama Kanit Pidum Polres Belu dan Kaur Identifikasi Polres Belu langsung mendatangi lokasi kejadian untuk pemeriksaan awal terhadap lokasi dan posisi korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dan tertindih oleh pohon cemara yang patah.

Polisi juga memberikan penjelasan kepada pihak keluarga mengenai pentingnya pemeriksaan medis terhadap korban untuk mengetahui kondisi dan memastikan penyebab kematian.

Namun pihak keluarga korban menolak membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan/visum luar dan visum dalam atau otopsi.

Keluarga pun iklas menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Pihak keluarga kemudian membuat surat pernyataan penolakan pemeriksaan/visum luar dan visum dalam dan penolakan otopsi terhadap korban.

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dan langsung dibawa ke rumah duka.

Dari keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal di TKP, korban diduga meninggal dunia akibat tertimpa pohon cemara yang patah saat berada di dalam hutan untuk mencari biji jambu mete.

"Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan pemeriksaan/visum luar maupun otopsi terhadap korban," ujar Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Rahmat Hidayat.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Berkas P21, Ditres PPA dan PPO Polda NTT Serahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke JPU

Berkas P21, Ditres PPA dan PPO Polda NTT Serahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke JPU

Ratusan Liter Miras Ilegal Siap Edar Diamankan Polres Alor

Ratusan Liter Miras Ilegal Siap Edar Diamankan Polres Alor

Aneka Bantuan Ketua Umum Bhayangkari Diangkut KP Bima-7014 Bagi Korban Gempa Bumi di Flores-NTT

Aneka Bantuan Ketua Umum Bhayangkari Diangkut KP Bima-7014 Bagi Korban Gempa Bumi di Flores-NTT

Tragis! Petani di Kabupaten TTS Tewas Dihajar Istri Dengan Besi

Tragis! Petani di Kabupaten TTS Tewas Dihajar Istri Dengan Besi

Bawa Bantuan dan Harapan, Polisi Tembus Hingga Pelosok

Bawa Bantuan dan Harapan, Polisi Tembus Hingga Pelosok

Pemuda di Lembata Tenggelam dan Hilang Saat Berenang di Pantai

Pemuda di Lembata Tenggelam dan Hilang Saat Berenang di Pantai

Komentar
Berita Terbaru