Pernah Tipu Dan Gelapkan Uang Wisatawan, Agen Wisata di Manggarai Barat Kembali Berulah Korbankan Enam WNA
Baca Juga:
Selain itu, semua kebutuhan perjalanan trip wisata diatur oleh Itok Aman karena semua dana perjalanan wisata telah ditransfer ke rekening pribadi Itok Aman.
Itok Aman sendiri beralasan kalau uang Rp 59.800.000 diluar biaya boking kapal KM Sabar, yang telah ditransfer oleh wisatawan asing pada transaksi kedua, ketiga dan keempat tersebut, belum masuk di rekening pribadinya karena proses transaksi sebelumnya dilakukan dari luar negeri (Italia) sehingga butuh waktu kurang lebih tiga hari untuk bisa masuk ke rekening pribadi milik Itok Aman.
Pihak Kapal KM. Sabar dan Itok Aman mencari solusi dengan mencari perjalanan lain menggunakan kapal lain dan biaya trip perjalanan tersebut dibiayai sendiri oleh keenam wisatawan tersebut.
Namun ada perjanjian bahwa setelah seluruh uang transaksi masuk ke rekening pribadi Itok Aman, maka akan dilakukan pengembalian secara keseluruhan termasuk jumlah uang transaksi untuk boking Kapal KM Sabar yang telah diboking oleh Itok Aman dan batal melakukan perjalanan di Kawasan Taman Nasional Komodo.
Baca Juga:Setelah melakukan perjalanan lainnya pada Rabu, 12 Agustus 2026, keenam wisatawan asing tersebut, mencoba kembali menghubungi Itok Aman terkait perjanjian pengembalian uang pembatalan perjalanan yang sebelumnya direncanakan pada Minggu, 9 Agustus 2026, menggunakan kapal KM. Sabar.
Namun Itok Aman tidak bisa dihubungi melalui telefon dan tidak diketahui keberadaannya di Labuan Bajo.
Rabu, 12 Agustus 2026 malam, keenam wisatawan asing ini mendatangi Polres Manggarai Barat untuk membuat pengaduan terkait kejadian tersebut.
Aparat kepolisian kemudian menghubungi Itok Aman lewat telepon dan baru bisa dihubungi pada pukul 22.00 Wita.
Itok Aman mengaku kalau ia sedang berada di Kabupaten Manggarai Timur.
Uang transaksi pertama sejumlah Rp 25 juta diakuinya digunakan untuk membokingan Kapal KM. Sabar.
Ia juga berupayakan untuk mengembalikan dana tersebut kepada keenam wisatawan asing asal Italia setelah melakukan komunikasi dengan pihak Kapal KM. Sabar tersebut.
Pihak Kapal KM Sadar mengakui menerima transaksi uang pembokingan kapal KM Sabar berjumlah Rp 25 juta.
Baca Juga:
Polairud di Manggarai Barat Bantu Evakuasi Ibu Hamil dari Pulau Papagarang
Bawa Kabur Uang Wisatawan, Calo Trip di Manggarai Barat Diamankan Polisi
Dua Wartawan di Manggarai Barat Ditahan Terkait Kasus Penganiayaan
Sayangkan Tindakan Kekerasan Pada Burung Hantu, BBKSDA NTT Koordinasi Dengan Polres Manggarai Barat
Viral Video Burung Hantu di Manggarai Barat Dianiaya Kemudian Dibakar, Polisi Amankan Tiga Pria Diduga Pelaku