Pernah Tipu Dan Gelapkan Uang Wisatawan, Agen Wisata di Manggarai Barat Kembali Berulah Korbankan Enam WNA
digtara.com -KA alias IA alias Kristoforus alias Itok Aman, salah satu agen wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Mabggarai Barat kembali berulah.
Baca Juga:
- Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi
- 181 Calon Kepala Desa di Manggarai Barat Pada 64 Desa Siap Bertarung, Polisi Sebar Anggota Pada 138 TPS
- Kapal Wisata Karam di Labuan Bajo Usai Tabrak Karang Dangkal, Belasan Penumpang Dievakuasi Selamat
Kasusnya sama seperti sebelumnya, dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan serta menelantarkan enam WNA.
Sebelumnya Itok Aman pernah berurusan dengan polisi beberapa waktu lalu karena penipuan dan penggelapan uang perjalanan wisata para wisatawan.
Saat itu, Itok Aman ditetapkan sebagai tersangka penipuan dan penggelapan dana turis asing senilai Rp 85.200.000 oleh Polres Manggarai Barat.
Kasus ini telah diselesaikan melalui jalur damai dan penahanannya ditangguhkan oleh Polres Manggarai Barat setelah Itok Aman mengembalikan dana para korban.
Baca Juga:Keenam korban kali ini yakni enam WNA Italia masing-masing Cristian Fabio Conte (48), Davide Mistarini (53), Raffaelala Ghidelli (58) dan Silvia Silliano (48). Camila Garaldi (39) dan Filippo Doria (44).
"Para WNA Italia ini membuat laporan pengaduan terkait dengan pembatalan perjalanan di Labuan Bajo menggunakan open trip selama empat hari tiga malam," ujar Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang pada Kamis (13/8/2026).
Keenam orang WNA tersebut tiba di Labuan Bajo pada Jumat, 7 Agustus 2026 dan Sabtu, 8 Agustus 2026.
Sesuai rencana, mereka akan melaksanakan perjalanan open trip di Kawasan Taman Nasional Komodo, pada Minggu, 9 Agustus 2026, selama empat hari dua malam, dan perjalanan darat di Pulau Flores.
Sebelumnya mereka memesan kapal open trip yakni KM Sabar, melalui Itok Aman melalui telefon.
Keenam wisatawan tersebut telah melakukan transaksi pembayaran keseluruhan terkait perjalanan ke rekening pribadi Itok Aman, dengan total keseluruhan sebanyak Rp 79. 800.000.
Transaksi dilakukan sebanyak empat kali masing-masing transaksi pertama sebesar Rp 25 juta, dikirim oleh Camila Geraldi alias Cami
Transaksi kedua sebesar Rp 7,5 juta oleh
Raffaelala Ghidelli alias Raffi. Transaksi ketiga sebesar Rp 2,3 juga oleh Camila Geraldi dan transaksi terakhir Rp 45 juta oleh Silvia Silliano alias Silvi.
Baca Juga:Transaksi pertama Rp 25 juta untuk melakukan boking kapal open trip (KM Sabar).
Saat itu ada perjanjian antara pihak kapal dan Itok Aman bahwa akan dilakukan pelunasan kepada pihak KM Sabar setelah selesai melaksanakan perjalanan trip di Kawasan Taman Nasional Komodo.
Pada Minggu 9 Agustus 2026, enam WNA ini diantar oleh Nimus yang dihubungi oleh Itok Aman menuju KM Sabar untuk melakukan perjalanan.
Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi
181 Calon Kepala Desa di Manggarai Barat Pada 64 Desa Siap Bertarung, Polisi Sebar Anggota Pada 138 TPS
Kapal Wisata Karam di Labuan Bajo Usai Tabrak Karang Dangkal, Belasan Penumpang Dievakuasi Selamat
Kapal Mati Mesin, 10 Penumpang Dievakuasi Selamat dari Pulau Sari'i Labuan Bajo
Kasus Sengketa Lahan Berujung Bentrok Warga di Manggarai Barat Naik ke Tahap Penyidikan