Dua Wartawan di Manggarai Barat Ditahan Terkait Kasus Penganiayaan
digtara.com -RJ (31) dan ID (27), dua orang oknum wartawan di Kabupaten Manggarai Barat, NTT ditahan penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Manggarai Barat.
Baca Juga:
Penahanan tersebut dilakukan setelah keduanya menjalani pemeriksaan sebagai tersangka oleh penyidik Unit Pidum Sat Reskrim Polres Mabar pada Selasa (11/8/2026) petang.
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang melalui Kasat Reskrim, AKP Lufthi Darmawan Aditya menegaskan bahwa penetapan hingga penahanan kedua tersangka merupakan komitmen kepolisian dalam mengedepankan kepastian hukum dan profesionalisme tanpa pandang bulu.
Usai pemeriksaan, penyidik resmi menerbitkan Surat Perintah Penangkapan dan Surat Perintah Penahanan terhadap tersangka RJ dan Tersangka ID.
"Keduanya saat ini telah resmi menghuni Rutan Polres Manggarai Barat untuk proses hukum lebih lanjut," ujar Kasat Reskrim dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026) malam.
Baca Juga:Peristiwa dugaan penganiayaan tersebut terjadi pada Minggu (7/6t2026) dini hari sekitar pukul 02.50 Wita, di halaman depan ruangan Resmob Satreskrim Polres Manggarai Barat.
Kejadian berawal dari insiden perselisihan jalanan di persimpangan lampu merah Perundi, Labuan Bajo.
Petugas piket pengamanan Polres Manggarai Barat yang berada di lokasi segera mengambil tindakan preventif dengan membawa dan mengamankan korban LFN ke ruangan Resmob guna menghindari konflik yang lebih luas.
Tak lama berselang, tersangka RJ tiba di Mapolres Manggarai Barat mengendarai Toyota Innova Grand hitam.
Rekannya, ID, menyusul menggunakan sepeda motor setelah dihubungi RJ.
Di lokasi tersebut, RJ melontarkan sejumlah pertanyaan kepada korban.
Karena pertanyaan tersebut tidak dihiraukan, tersangka RJ—yang diduga kuat berada di bawah pengaruh minuman beralkohol—langsung tersulut emosi.
RJ bersama ID kemudian melakukan pemukulan secara fisik berulang kali ke arah wajah korban.
Baca Juga:
Sempat Dibawa ke Mako Polres Sumba Barat, Jenazah Residivis Korban Penembakan Dibawa Pulang Keluarga
Delapan Pelaku Pencurian Serang Warga di Sumba Tengah dan Gagal Curi Ternak
Oknum Guru di Kota Kupang Diamankan Polisi Karena Rekam Mahasiswi Saat Mandi
Tindakan Tegas dan Terukur Aparat Pada Residivis Berbuntut Pada Aksi Warga Datangi Polres Sumba Barat
Songsong HUT Polantas Ke-71, Direktur Lalu Lintas Polda NTT dan Jajaran Anjangsana Ke Purnawirawan dan Anggota Sakit