Senin, 28 September 2026

Guru SMK Pelayaran Kupang Diduga Ditikam Siswa Saat Tidur

Imanuel Lodja - Kamis, 13 Agustus 2026 10:42 WIB
Guru SMK Pelayaran Kupang Diduga Ditikam Siswa Saat Tidur
ist
Korban penikaman menjalani perawatan di rumah sakit

digtara.com -Soleman Malo alias Eman (27), guru SMK Pelayaran, Kota Kupang mengalami sejumlah luka di kepala.

Baca Juga:

Warga Desa: Limbu Watu,, Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya ini ditikam dalam kamar tidur saat tidur pada Rabu (12/8/2026) tengah malam.

Ia diduga ditikam salah satu siswa SMK Pelayaran. Saat datang, pelaku menutup wajahnya dengan kaos SMK Pelayaran.

Dugaan ini diperkuat karena ada teriakan ^pak pak^ sebelum pelaku menggedor pintu dan masuk menikam korban.

Peristiwa ini terjadi di asrama SMK Pelayaran Lasiana Kupang, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Nelson F. Quintas melalui Kapolsek Kota Lama, AKP Zainal Arifin Abdurahman membenarkan kejadian ini.

Baca Juga:
"Kasusnya dilaporkan ke Polsek pada Kamis, 13 Agustus 2026 subuh sekitar pukul 01.35 Wita," ujar Kapolsek pada Kamis (13/8/2026).

Kasus penganiayaan ini dilaporkan Juvriano Daniel Laga (49) dengan laporan polisi nomor: LP/B/178/VIII/2026/SPKT/Polsek Kota Lama/Polresta Kupang Kota/Polda NTT, tanggal 13 Agustus 2026,

Umbu Henci Hama Duna Nahak (15), salah satu pelajar kelas 1 SMK Pelayaran Lasiana Kupang yang juga tinggal di asrama SMK Pelayaran Kupang saat itu sedang beristrahat dengan rekan-rekannya.

Rekannya Sandara Kota datang menggedor pintu kamar asrama sambil berteriak memanggil untuk membantu melihat korban.

Umbu bersama teman-temannya langsung keluar kamar ke kamar korban. Korban langsung meminta tolong untuk membuka pintu kamarnya.

Anak asrama langsung membuka pintu kamar korban dan melihat korban berlumuran darah sambil menutup kepala.

Umbu bersama teman-teman lainnya membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik Kota Kupang menggunakan mobil warga sekitar untuk dilakukan tindakan medis.

Pengakuan yang sama disampaikan Wihelmus Woga (29), salah satu guru di SMK Pelayaran Kupang.mengaku kalau beberapa saat sebelum kejadian, korban mengirim pesan whatsapp ke handphone Wihelmus

Korban mengabarkan kalau ada orang masuk ke sekolah dengan membawa pisau.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
181 Calon Kepala Desa di Manggarai Barat Pada 64 Desa Siap Bertarung, Polisi Sebar Anggota Pada 138 TPS

181 Calon Kepala Desa di Manggarai Barat Pada 64 Desa Siap Bertarung, Polisi Sebar Anggota Pada 138 TPS

Pria Penganiaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Sumba Barat Daya Ditangkap Polisi

Pria Penganiaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Sumba Barat Daya Ditangkap Polisi

Pria Diduga ODGJ Di Sumba Barat Daya Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas

Pria Diduga ODGJ Di Sumba Barat Daya Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas

Remaja Pria Warga Amfoang Timur-Kupang Ditemukan Pingsan di Wilayah Oecusse-Timor Leste

Remaja Pria Warga Amfoang Timur-Kupang Ditemukan Pingsan di Wilayah Oecusse-Timor Leste

Story Whatsapp Berujung Laporan Polisi, Polisi Upayakan Penyelesaian Damai

Story Whatsapp Berujung Laporan Polisi, Polisi Upayakan Penyelesaian Damai

Tawuran Malam Hari, Tiga Pemuda di Kota Kupang Diamankan Polisi

Tawuran Malam Hari, Tiga Pemuda di Kota Kupang Diamankan Polisi

Komentar
Berita Terbaru