Jumat, 31 Juli 2026

Polda NTT Dukung BP3MI Latih Ketrampilan Calon Tenaga Kerja Dalam Berbagai Bidang

Imanuel Lodja - Jumat, 31 Juli 2026 08:10 WIB
Polda NTT Dukung BP3MI Latih Ketrampilan Calon Tenaga Kerja Dalam Berbagai Bidang
ist
Kapolda NTT saat bersilaturahmi dengan BP3MI

digtara.com -Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Dr Rudi Darmoko beraudiensi dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI)

Baca Juga:

Pertemuan dalam rangka pembahasan Program SMK Go Global Tahun 2026 pada Kamis (30/7/2026) digelar di ruang kerja Kapolda NTT.

Pertemuan tersebut untuk koordinasi antara Polda NTT dan BP3MI mendukung upaya pemerintah mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia, khususnya di NTT, agar memiliki kompetensi dan daya saing untuk bekerja secara legal di luar negeri.

Dalam kegiatan tersebut hadir pula Direktur Kelembagaan Penempatan Brigjen Pol. Jefri Yanus E. Torunde, Direktur Penempatan Nonpemerintah pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum Mocharom Ashadi, Ketua BP3MI Provinsi NTT Suratmi Hamida, serta Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTT Kombes Pol. Dr. Nova Irone Surentu.

Pertemuan tersebut membahas pelaksanaan program SMK Go Global yang merupakan program prioritas pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI.

Program ini untuk menjembatani lulusan SMK/SMA dan masyarakat umum dengan peluang kerja resmi di luar negeri melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, sertifikasi internasional, serta penguasaan bahasa asing sesuai kebutuhan negara tujuan.

Baca Juga:

Program ini berlangsung pada Agustus hingga Desember 2026 dengan target nasional sebanyak 40.000 peserta, terdiri dari 24.000 lulusan SMK/SMA (60 persen) dan 16.000 masyarakat umum (40 persen).

Pelaksanaannya dibagi dalam dua gelombang, yakni batch I sebanyak 25.000 peserta dan batch II sebanyak 15.000 peserta.

Sektor yang menjadi prioritas penempatan meliputi perhotelan sebanyak 14.140 orang, kesehatan 12.780 orang, manufaktur 6.400 orang, pertanian 4.300 orang, pelatihan bahasa 1.700 orang, konstruksi 400 orang, transportasi 60 orang, serta ABK/nelayan sebanyak 220 orang.

Khusus untuk Provinsi NTT, pemerintah menetapkan target sebanyak 920 peserta, yang disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja dari negara tujuan, ketersediaan calon pekerja, serta kesiapan lembaga pelatihan di daerah.

Selain pembekalan keterampilan teknis sesuai bidang pekerjaan, peserta juga memperoleh pelatihan bahasa asing dan sertifikasi kompetensi sebagai bekal untuk memasuki pasar kerja internasional secara legal, aman, dan profesional.

Polda NTT mendukung program yang mampu membuka peluang kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia asal NTT.

Polda NTT juga menyambut baik sinergi yang dibangun bersama BP3MI dalam mendukung pelaksanaan Program SMK Go Global.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru