Senin, 14 September 2026

Dihantam Angin dan Gelombang, Perahu Ikan Milik Warga Sabu Raijua Tenggelam di Pantai

Imanuel Lodja - Selasa, 28 Juli 2026 11:55 WIB
Dihantam Angin dan Gelombang, Perahu Ikan Milik Warga Sabu Raijua Tenggelam di Pantai
net
Ilustrasi.

digtara.com - Sebuah perahu ikan milik warga Lobohede, Kabupaten Sabu Raijua, NTT tenggelam di pantai Po'po, Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua.Tenggelamnya perahu milik Apniel Yulius (40), terjadi pada Senin, 27 Juli 2026

Baca Juga:

Perahu ikan tersebut bertuliskan 'Winner' dengan panjang 11 meter dan lebar 180 centimeter memakai mesin dalam merk Yanmar 23 PK

Apniel yang juga nelayan asal Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua menambatkan perahu tersebut di pantai karena cuaca tidak menentu akibat angin dan tingginya gelombang laut.

Tenggelamnya perahu ikan ini pertama kali diketahui oleh Fidol Robo, seorang nelayan yang juga warga RT 09/RW 05, Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua.

Sekitar pukul 06.30 wita, Fidol Robo melihat perahu ikan "Winner" dalam posisi telah tenggelam di Pantai Po'po, Desa Lobohede.

Fidol Robo kemudian menghubungi Apniel selaku pemilik perahu untuk melihat kondisi perahu tersebut.

Baca Juga:
Satu jam kemudian, pemilik perahu datang dan melihat perahu sudah tenggelam dan air laut masih pasang/tinggi sehingga pemilik perahu berinisiatif menunggu air laut surut baru bersama-sama nelayan lain mengeluarkan air dan mendirikan perahu agar tidak tenggelam.

Pada Senin siang setelah air laut mulai surut, pemilik perahu bersama beberapa rekannya menuju ke pantai untuk mengeluarkan air dari perahu serta mengangkat mesin perahu untuk diperbaiki.

Beberapa saat kemudian, air pada perahu ikan tersebut berhasil dikeluarkan.

Selanjutnya pemilik perahu mengangkat mesin kapal yang sudah terendam air laut untuk diperbaiki.

Pemilik perahu mengakui bahwa perahu tersebut diperkirakan tenggelam akibat gelombang besar pada malam hari serta tali jangkar yang melilit baling-baling perahu sehingga tali jangkar tegang dan perahu tidak mengapung yang mengakibatkan air masuk dan memenuhi perahu ikan tersebut.

Kapolres Sabu Raijua, AKBP Paulus Naatonis membenarkan kejadian ini.

"Benar, kita bersyukur karena tidak ada korban dalam peristiwa ini. Pemilik mengalami kerugian material hingga puluhan juta rupiah atas tenggelamnya satu unit perahu beserta mesin," tandas Kapolres.

Kondisi perahu juga masih baik. Hanya mesin perahu yang sudah terendam air laut sehingga perlu dibersihkan baru bisa dipergunakan kembali.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kasus Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Oleh Mahasiswa di Kupang Diselesaikan Secara Damai

Kasus Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Oleh Mahasiswa di Kupang Diselesaikan Secara Damai

Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi dan Tinggal Berpindah-pindah, IRT Tersangka TPPO di Kupang Diamankan Polisi

Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi dan Tinggal Berpindah-pindah, IRT Tersangka TPPO di Kupang Diamankan Polisi

Tidak Ada Penerbangan Komersil, Pesawat Cassa Polri Antar Jenazah Korban Penembakan KKB Papua ke Sikka

Tidak Ada Penerbangan Komersil, Pesawat Cassa Polri Antar Jenazah Korban Penembakan KKB Papua ke Sikka

Pulang Pesta dan Tabrak Trotoar, Wartawan di Kabupaten TTU Meninggal Dunia

Pulang Pesta dan Tabrak Trotoar, Wartawan di Kabupaten TTU Meninggal Dunia

Gagal Bertemu Anak, Pria di Kupang Bacok Mantan Istri Siri dan Anaknya

Gagal Bertemu Anak, Pria di Kupang Bacok Mantan Istri Siri dan Anaknya

Berniat Minta Klarifikasi Hubungan Suami Dengan Wanita Lain, IRT Di Kupang Malah Dibacok Parang Oleh Diduga Selingkuhan Suami

Berniat Minta Klarifikasi Hubungan Suami Dengan Wanita Lain, IRT Di Kupang Malah Dibacok Parang Oleh Diduga Selingkuhan Suami

Komentar
Berita Terbaru