Sabtu, 25 Juli 2026

Batal Nikah Karena Selisih Paham, Polisi Bantu Mediasi Dan Kawal Pengembalian Belis

Imanuel Lodja - Sabtu, 25 Juli 2026 14:26 WIB
Batal Nikah Karena Selisih Paham, Polisi Bantu Mediasi Dan Kawal Pengembalian Belis
ist
Kapolsek Kota Raja, AKP Leyfrids D. Mada

digtara.com - Pasangan yang hendak menikah di Kota Kupang batal melangsungkan pernikahan karena kesalahpahaman jelang prosesi pernikahan.Pembatalan ini memicu konflik antara keluarga kedua belah pihak.

Baca Juga:

Padahal, pihak keluarga calon mempelai pria sudah mengantar belis/mahar dari Kecamatan Maulafa ke keluarga calon pengantin perempuan di Kecamatan Kota Raja.

Polsek Kota Raja, Polresta Kupang Kota kemudian turun tangan melalui upaya mediasi dan penyelesaian masalah secara humanis.

Pada Jumat (24/7/2026) petang sekitar pukul 16.00 Wita, personel piket SPKT Polsek Kota Raja dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kota Raja, Ipda Frid Sia melaksanakan mediasi terhadap perselisihan yang terjadi antara dua keluarga yang akan melangsungkan pernikahan.

Perselisihan tersebut dipicu oleh kesalahpahaman, terkait pembatalan rencana pernikahan.

Melalui pendekatan persuasif dan dialog yang mengedepankan kekeluargaan, personel kepolisian berupaya menciptakan suasana yang kondusif, sehingga kedua belah pihak dapat menerima penyelesaian yang telah disepakati bersama.

Baca Juga:
Tidak hanya melakukan mediasi, personel piket SPKT Polsek Kota Raja bersama personel SPKT Polsek Maulafa juga mengawal proses pengembalian barang antaran/belis/mahar dan barang adat milik pihak perempuan kepada keluarga calon mempelai laki-laki di Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa.

Seluruh barang diserahkan kembali dalam keadaan aman, lengkap, dan diterima dengan baik oleh pihak keluarga.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari melalui Kapolsek Kota Raja, AKP Leyfrids D. Mada membenarkan adanya kegiatan tersebut.

Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman melalui penyelesaian permasalahan sosial secara damai.

"Kami berupaya hadir sebagai penengah dalam setiap persoalan masyarakat agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Syukur seluruh rangkaian mediasi dan pengembalian barang adat dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar," ujar Kapolsek Frids Mada.

Kegiatan ini, tambahnya, menjadi wujud nyata pelayanan Polsek Kota Raja dalam menjaga keamanan dan ketertiban, masyarakat serta membangun solusi yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, musyawarah, dan kekeluargaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Mantan Panitera di Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kos

Mantan Panitera di Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kos

Dua Sepeda Motor di Kupang Tabrakan, Pengendara Terluka dan Patah Tulang

Dua Sepeda Motor di Kupang Tabrakan, Pengendara Terluka dan Patah Tulang

Urusan Sepeda Motor, Pasangan di Kupang Berkelahi Dan Rusaki Sepeda Motor

Urusan Sepeda Motor, Pasangan di Kupang Berkelahi Dan Rusaki Sepeda Motor

Ditjenpas NTT Peduli Anak Panti Asuhan Lewat Aksi Senyum PAS Pada Peringatan Hari Anak

Ditjenpas NTT Peduli Anak Panti Asuhan Lewat Aksi Senyum PAS Pada Peringatan Hari Anak

Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Pemulung

Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Pemulung

Pimpin PERDATIN NTT Periode Kedua, Ketua Siap Perkuat Layanan Anestesi dan Terapi Intensif Hingga Daerah Terpencil

Pimpin PERDATIN NTT Periode Kedua, Ketua Siap Perkuat Layanan Anestesi dan Terapi Intensif Hingga Daerah Terpencil

Komentar
Berita Terbaru