Tidak Berizin, Polisi di Sumba Barat Daya Tindak Penjual BBM Bersubsidi Eceran
Baca Juga:
13 botol aquase berisi pertalite milik PS. Dua jerigen kapasitas 30 liter berisi solar, dua jerigen kapasitas 20 liter berisi solar, lima jerigen kapasitas lima lter berisi solar, dua jerigen kapasitas lima liter berisi pertalite, dan tujuh botol aquase berisi pertalite milik SM.
Selain itu ada pula satu jerigen kapasitas 20 liter berisi pertalite, satu jerigen kapasitas lima liter berisi pertalite dan 10 botol aquase berisi Pertalite milik ML.
"Total secara keseluruhan (BBM bersubsidi diamankan) yakni Pertalite sebanyak 285 liter dan Solar sebanyak 495 liter," ujar Kasat.
Mantan Kasat Resnarkoba Polres Sikka ini menyebutkan pula sebelum melakukan penindakan terhadap para pelaku penyalahgunaan BBM subsidi, aparat keamanan dari Unit Tipidter Satreskrim Polres Sumba Barat Daya terlebih dahulu melakukan sosialisasi.
Baca Juga:"(sosialisasi) diawali dengan cara mendatangi para penjual BBM bersubsidi dan memberikan himbauan untuk tidak boleh menjual BBM Bersubsidi tanpa dilengkapi dokumen izin usaha niaga BBM yang sah. unit Tipidter Satreskrim juga telah melakukan himbauan secara langsung d SPBU Taworara dan Radamata," ujar Kasat.
Tim kemudian membuat laporan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan tindakan represif terkait dengan pengangkutan BBM bersubsidi jenis pertalite.
Selain itu, penyidik satreskrim Polres Sumba Barat Daya memeriksa para pemilik BBM tersebut di Mako Polres Sumba Barat Daya.
Semua barang bukti berupa BBM diamankan di ruangan Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Sumba Barat Daya sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.
Masyarakat TTU Pertanyakan Kelangkaan BBM Yang Berakibat Antrian di SPBU
Kendaraan Roda Empat di TTU Hanya Dibolehkan Isi BBM di SPBU 120 Liter Per Hari
Mantan Kades Nangga Mutu Buat Pertanggungjawaban Tidak Sesuai Program, Negara Rugi Ratusan Juta Rupiah
BBM di TTU Langka Hingga Warga Mengantre, Polres TTU Awasi Dugaan Penyalahgunaan
Bahlil Tegaskan BBM Subsidi Tidak Naik! Harga Pertamax Turun Jadi Rp15.950 per Liter