Rabu, 02 September 2026

Dua Warga Adonara-Flores Timur Tewas Dalam Bentrok Antar Warga

Imanuel Lodja - Sabtu, 18 Juli 2026 14:35 WIB
Dua Warga Adonara-Flores Timur Tewas Dalam Bentrok Antar Warga
ist
Dua Warga Adonara-Flores Timur Tewas Dalam Bentrok Antar Warga

digtara.com -Dua orang warga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT tewas dalam konflik dan bentrok antar warga pada Sabtu (18/7/2026).

Baca Juga:

Diperoleh informasi kalau ada tiga orang warga dirawat di Puskesmas Ile Boleng pasca konflik ini.

Tiga warga terdiri dari satu orang perempuan dan dua orang laki-laki merupakan warga dari Dusun Bele, Desa Waiburak.

Satu korban yang meninggal merupakan seorang pria berusia 21 tahun dari Desa Waiburak

Korban meninggal dunia diketahui merupakan warga Dusun Bele, Desa Waiburak, bernama Nayamudin Iskandar (21).

Ia mengalami luka tembak di dada bagian kiri yang mengenai jantung.

Baca Juga:
Satu korban lagi seorang pria dari Desa Narasaosina.

Dua korban lainnya dirujuk ke Lewoleba, Kabupaten Lembata dan satu korban lagi dirujuk ke Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

Warga yang terluka akibat senjata tajam itu sempat menjalani perawatan di Puskesmas Ileboleng.

Satu pasien dirujuk ke RSUD Lewoleba dan satu pasien lagi dirujuk ke RSUD Larantuka.

Bentrok antar warga melibatkan warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak yang merupakan 'luka' lama.

Konflik dipicu saling klaim kepemilikan tanah adat yang belum juga rampung.

Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octorio Putra yang dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.

"Sementara masih ditangani anggota di pimpin Wakapolres," ujar Kapolres dalam keterangannya pada Sabtu (18/7/2026).

Kasus tersebut sudah sempat dimediasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Flores Timur beberapa waktu lalu.

Meski begitu, bentrokan masih terjadi. Bahkan, pada 9 Mei lalu, belasan rumah ludes dibakar dan tujuh warga terkena peluru hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Diketahui, konflik antarawarga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak sudah berlangsung sejak lama.

Warga kedua desa sempat menyerahkan ratusan senjata api kepada Polres Flores Timur pada awal Juli lalu. Meski begitu, konflik kedua desa ternyata belum kunjung berakhir.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Anggota Polairud Bagi Bendera Pada Nelayan Pesisir dan Alat Tulis Bagi Anak Sekolah di Flores Timur

Anggota Polairud Bagi Bendera Pada Nelayan Pesisir dan Alat Tulis Bagi Anak Sekolah di Flores Timur

Ritual Bau Lolon Satukan Dua Kampung Yang Bertikai di Flores Timur

Ritual Bau Lolon Satukan Dua Kampung Yang Bertikai di Flores Timur

Wakapolda NTT Kawal Rekonsiliasi Adonara-Flores Timur

Wakapolda NTT Kawal Rekonsiliasi Adonara-Flores Timur

Sempat Terlibat Konflik, Masyarakat Lowonara dan Belle di Flores Timur Gelar Perdamaian Adat

Sempat Terlibat Konflik, Masyarakat Lowonara dan Belle di Flores Timur Gelar Perdamaian Adat

Para Tokoh di Adonara Timur Sepakat  Akhiri Konflik Lewat Perdamaian

Para Tokoh di Adonara Timur Sepakat Akhiri Konflik Lewat Perdamaian

Kapolres Flores Timur Bertemu Raja Larantuka Dorong Perdamaian di Adonara Timur Lewat Musyawarah Adat

Kapolres Flores Timur Bertemu Raja Larantuka Dorong Perdamaian di Adonara Timur Lewat Musyawarah Adat

Komentar
Berita Terbaru