Senin, 31 Agustus 2026

Ungkap Penyebab Kematian Dokter Icha, Kuasa Hukum Terlapor Dorong Otopsi

Imanuel Lodja - Rabu, 15 Juli 2026 09:45 WIB
Ungkap Penyebab Kematian Dokter Icha, Kuasa Hukum Terlapor Dorong Otopsi
ist
Ungkap Penyebab Kematian Dokter Icha, Kuasa Hukum Terlapor Dorong Otopsi

digtara.com -Amos Lafu, anggota kuasa hukum empat terlapor dalam kasus dugaan intimidasi terhadap dr. Icha meminta dilakukan ekshumasi dan autopsi terhadap jenazah dokter muda tersebut.

Baca Juga:

Ia mengatakan otopsi merupakan langkah ilmiah yang diperlukan untuk memastikan penyebab kematian secara objektif.

"Otopsi menjadi salah satu standar pembuktian yang ilmiah untuk mengetahui dengan jelas penyebab kematian seseorang," ujarnya pada Selasa (14/7/2026) petang di Mapolda NTT.

Menurutnya, proses pembuktian perkara seharusnya mengedepankan pendekatan ilmiah agar hasil penyelidikan tidak dipengaruhi opini maupun tekanan publik.

Amos menegaskan pihaknya tetap menunjukkan empati kepada keluarga almarhumah, namun berharap penanganan perkara dilakukan secara profesional.

"Kami menunjukkan empati, tetapi mendorong perkara ini ditangani secara profesional dan tidak boleh dalam tekanan," katanya.

Baca Juga:
Ia memastikan para kliennya akan tetap kooperatif apabila sewaktu-waktu kembali dipanggil penyidik.

Dokter Icha sendiri diketahui meninggal dunia pada Jumat petang (26/6/2026) setelah menjalani perawatan intensif atas trauma pasca mendapat Intimidasi dari beberapa anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU).

Sebelumnya diketahui dr. Icha sempat mengalami intimidasi oleh para anggota DPRD diantaranya Therensius Lazakar dari Golkar, Norbertus Tubani dari PKB, dan Veronika Lake dari PDI-P.

Mereka disebut melakukan bentakan, nada suara tinggi, dan sikap agresif, menunjuk-nunjuk wajah dan ancaman verbal.

Kejadian ini bermula ketika dr. Icha menangani seorang pasien anak yang dirujuk akibat gigitan ular pada 13 Juni 2026 lalu sekitar pukul 12.50 WITA. Anak tersebut merupakan ponakan dari Therensius Lazakar, anggota DPRD TTU.

Namun ketiganya mengklaim hanya panik sebagai keluarga pasien, meminta penjelasan medis, tanpa makian atau instruksi medis, dan nada tinggi karena khawatir. Mereka meminta maaf jika ada kesalahpahaman.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polres Manggarai Barat dan Ditpolairud Polda NTT Salurkan 2,5 Ton Logistik Bagi Korban Gempa Lewat Jalur Laut

Polres Manggarai Barat dan Ditpolairud Polda NTT Salurkan 2,5 Ton Logistik Bagi Korban Gempa Lewat Jalur Laut

Akses Terbatas, Kapolres Manggarai Timur Antar Bantuan Warga Terdampak Gempa Pakai Sepeda Motor

Akses Terbatas, Kapolres Manggarai Timur Antar Bantuan Warga Terdampak Gempa Pakai Sepeda Motor

Polri Antar Ratusan Dos Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Pulau Pemana Lewat Jalur Laut

Polri Antar Ratusan Dos Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Pulau Pemana Lewat Jalur Laut

Pasca Gempa Bumi, Polri Tetap Hadir Bantu Masyarakat

Pasca Gempa Bumi, Polri Tetap Hadir Bantu Masyarakat

Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Kasus Dokter Icha Penuhi Panggilan Polisi

Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Kasus Dokter Icha Penuhi Panggilan Polisi

Bertemu Uskup Agung Ende, Kapolda NTT dan Jajaran Sumbang Rp 100 Juta Untuk Bangun Kembali Gereja Katolik Terdampak Gempa

Bertemu Uskup Agung Ende, Kapolda NTT dan Jajaran Sumbang Rp 100 Juta Untuk Bangun Kembali Gereja Katolik Terdampak Gempa

Komentar
Berita Terbaru