Ungkap Penyebab Kematian Dokter Icha, Kuasa Hukum Terlapor Dorong Otopsi
digtara.com -Amos Lafu, anggota kuasa hukum empat terlapor dalam kasus dugaan intimidasi terhadap dr. Icha meminta dilakukan ekshumasi dan autopsi terhadap jenazah dokter muda tersebut.
Baca Juga:
"Otopsi menjadi salah satu standar pembuktian yang ilmiah untuk mengetahui dengan jelas penyebab kematian seseorang," ujarnya pada Selasa (14/7/2026) petang di Mapolda NTT.
Menurutnya, proses pembuktian perkara seharusnya mengedepankan pendekatan ilmiah agar hasil penyelidikan tidak dipengaruhi opini maupun tekanan publik.
Amos menegaskan pihaknya tetap menunjukkan empati kepada keluarga almarhumah, namun berharap penanganan perkara dilakukan secara profesional.
"Kami menunjukkan empati, tetapi mendorong perkara ini ditangani secara profesional dan tidak boleh dalam tekanan," katanya.
Baca Juga:Ia memastikan para kliennya akan tetap kooperatif apabila sewaktu-waktu kembali dipanggil penyidik.
Dokter Icha sendiri diketahui meninggal dunia pada Jumat petang (26/6/2026) setelah menjalani perawatan intensif atas trauma pasca mendapat Intimidasi dari beberapa anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU).
Bertemu Uskup Agung Ende, Kapolda NTT dan Jajaran Sumbang Rp 100 Juta Untuk Bangun Kembali Gereja Katolik Terdampak Gempa
Ditpolairud Polda NTT Kerahkan KP Pomana XXII-3017 Antar Logistik Korban Gempa Flores
Polairud Polda NTT Bantu Evakuasi Barang Warga Terdampak Gempa dan Salurkan Bansos
Kapolri dan Kapolda NTT Bantu Perbaikan Rumah Anggota Polres Ende Korban Gempa
Masjid di Ende Rusak Akibat Gempa, Kapolda NTT Sumbang Donasi dan Beri Bansos