Pasca Gempa, Balai Besar KSDA NTT Kembali Buka TWA di Flores Dengan Pembatasan
digtara.com -Dua pekan pasca gempa bumi Flores, kondisi mulai berangsur-angsur pulih dan aktivitas mulai berjalan normal.
Baca Juga:
Kepala BBKSDA NTT, Adhi Nurul Hadi, mengatakan yakni Taman Wisata Alam (TWA) tersebut yakni TWA Ruteng, TWA 17 Pulau, dan TWA Gugus Pulau Teluk Maumere.
Namun pembukaan ini dengan pembatasan. "Benar, mulai dibuka namun dengan pembatasan," ujarnya pada Senin (31/8/2026).
Adhi menilai aktivitas pariwisata di sejumlah kawasan konservasi Flores sempat menunjukkan tren penurunan saat gempa susulan sejak 15 Agustus 2025 dan kini aktivitas wisatawan mulai kembali bergeliat.
"Pembukaan ini juga mempertimbangkan hasil pemantauan aktivitas kegempaan oleh BMKG serta hasil penilaian terhadap kondisi fasilitas dan kesiapan petugas di kawasan konservasi," katanya.
Baca Juga:Ia menegaskan dalam pembukaan kembali kunjungan wisatawan khususnya di TWA 17 Pulau dengan kuota maksimal 50 pengunjung setiap hari.
"Kuota itu terdiri dari 25 wisatawan mancanegara dan 25 wisatawan nusantara karena meski kembali dibuka, BBKSDA NTT tetap menerapkan prinsip kehati-hatian," jelas dia.
BBKSDA juga membatasi kunjungan bagi kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, lansia, serta wisatawan yang membutuhkan bantuan khusus.
Kebijakan pembukaan kunjungan ini akan terus dievaluasi secara berkala untuk memastikan keselamatan wisatawan dan petugas sekaligus menjaga kelestarian kawasan konservasi.
"Kondisi kawasan dan perkembangan situasi kebencanaan akan terus dipantau," kata dia.
Gempa Flores Berlalu, Fokus Pada Pemulihan dan Perbaikan Infrastruktur
Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi
Polda Sultra Bantu Rp 600 Juta Bagi Korban Gempa Bumi Flores
Wilayah Terdampak Gempa Flores Mulai Masuk Tahap Pemulihan
Pasca Perpanjangan Masa Tanggap Darurat, Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 SR