Ini Duduk Perkara Yang Menjerat Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang
digtara.com -Penyidik Polresta Kupang Kota menahan YPSB alias Yohanes (46), tersangka kasus penipuan dan penggelapan.
Baca Juga:
"Perkaranya ada empat laporan polisi dengan modus data bohong dan surat palsu untuk meyakinkan korban untuk serahkan dua mobil Xenia dan Kijang serta ada sertifikat tanah yang digadaikan," ujar Kapolresta.
Kasus ini tertuang dalam empat laporan polisi yakni laporan polisi nomor LP/B/886/X/2023/SPKT/Polresta Kupang Kota/Polda NTT, tanggal 13 Oktober 2023.
Laporan polisi nomor LP/B/976/XI/2023/SPKT/Polresta Kupang Kota/Polda NTT, tanggal 4 November 2023.
Laporan polisi nomor LP/B/1058/XI/2023/SPKT/Polresta Kupang Kota/Polda NTT, tanggal 29 November 2023.
Baca Juga:Laporan polisi nomor LP/B/54/I/2024/SPKT/Polresta Kupang Kota/Polda NTT, tanggal 17 Januari 2024.
Berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/886/X/2023/SPKT/Polresta Kupang Kota/Polda NTT, tanggal 13 Oktober 2023 kasus ini berawal pada bulan Agustus 2023 di rumah korban RK alias Ros, di Kelurahan Tuak Daun Merah, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.
Yohanes bersama datang untuk meminjam sertifikat tanah milik korban dan akan dikembalikan tiga bulan kemudian.
Yohanes berjanji memberikan uang kepada korban Ros Rp 75 juta. Korban pun setuju untuk memberikan sertifikat
tanah miliknya.
ungu tua beserta BPKB dan STNK.
Tanpa sepengetahuan korban, tersangka menggadaikan mobil seharga Rp 30 juta selama satu bulan. Korban menyerahkan mobil beserta BPKB dan STNK.
Tersangka awalnya membayar uang sewa kepada korban sebesar Rp 5 juta untuk digunakan dari tanggal 17
Agustus 2023 sampai 31 Agustus 2023.
Baca Juga:Pada 10 September 2023, tersangka belum mengembalikan mobil korban
yang disewa. Ia kembali membayar uang perpanjangan sewa mobil sebesar Rp 1 juta
Hingga pertengahan Oktober 2023, tersangka belum juga mengembalikan sertifikat tanah, mobil toyota Kijang Super beserta BPKB dan STNK sehingga korban membuat laporan polisi.
Berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/976/XI/2023/SPKT/Polresta Kupang Kota/Polda NTT, tanggal 4
November 2023, tersangka mempromosikan tanah seluas 2.000 meter persegi yang hendak dijual kepada korban melalui rekannya SJ alias Sandro dengan harga Rp 100 juta.
Kabur Tiga Tahun Karena Kasus Penipuan dan Penggelapan, Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang Diamankan Polisi
Sejumlah Bangunan Gudang di Kota Kupang Terbakar
Polda NTT Limpahkan Tersangka Eksploitasi Seksual Anak ke Kejaksaan
Warga Sumba Tengah Dibacok Parang Hingga Meninggal Dunia
Berkas Lengkap, Tersangka Percobaan Pembunuhan di Sumba Timur Diserahkan ke Kejaksaan