Sabtu, 22 Agustus 2026

Polda NTT Pastikan Profesional Dan Transparan Tangani Laporan Dugaan Intimidasi Dokter Icha

Imanuel Lodja - Sabtu, 04 Juli 2026 11:50 WIB
Polda NTT Pastikan Profesional Dan Transparan Tangani Laporan Dugaan Intimidasi Dokter Icha
dok
Mapolda NTT.

digtara.com -Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan telah menindaklanjuti laporan yang disampaikan keluarga almarhumah dr. E.P.U.P alias dr. Icha terkait dugaan tindak pidana intimidasi yang diduga dilakukan oleh sejumlah pihak.

Baca Juga:

Laporan tersebut kini dalam proses penyelidikan oleh Direktorat Reserse Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda NTT.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra membenarkan bahwa laporan dari pihak keluarga telah diterima secara resmi melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda NTT sesuai prosedur yang berlaku.

"Laporan dari keluarga almarhumah dr. E.P.U.P. telah kami terima secara resmi," ujar Kabid Humas pada Jumat (3/7/2026).

Setelah dilakukan registrasi di SPKT, penanganannya langsung ditindaklanjuti oleh Ditres PPA dan PPO Polda NTT untuk dilakukan penyelidikan sesuai ketentuan hukum.

Sat proses pelaporan berlangsung, keluarga korban turut didampingi oleh Wakil Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTT, AKBP Samuel S. Simbolon bersama Kepala SPKT Polda NTT guna memastikan seluruh tahapan penerimaan laporan berjalan dengan baik.

Baca Juga:
Kabid Humas menyebutkan penyelidik segera melakukan serangkaian langkah awal, termasuk meminta keterangan dari para pihak yang mengetahui peristiwa tersebut, mengumpulkan informasi, serta mendalami seluruh alat bukti yang berkaitan dengan laporan.

"Seluruh informasi yang disampaikan pelapor akan didalami melalui proses penyelidikan. Penyidik akan bekerja secara profesional, objektif, dan berdasarkan fakta hukum untuk mengetahui secara utuh peristiwa yang dilaporkan," jelasnya.

Polda NTT berkomitmen memberikan kepastian hukum terhadap setiap laporan masyarakat, termasuk perkara yang menjadi perhatian publik.

"Komitmen kami adalah menangani setiap laporan secara transparan dan akuntabel. Tidak ada perlakuan khusus terhadap siapa pun. Semua pihak akan diperlakukan sama di hadapan hukum dan setiap proses akan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," tegas Kabid Humas.

Kombes Pol Henry Novika Chandra mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sambil Duduk Lesehan, Kapolda dan Wakapolda NTT Dengarkan Curhatan Warga Korban Gempa di Tenda Pengungsian

Sambil Duduk Lesehan, Kapolda dan Wakapolda NTT Dengarkan Curhatan Warga Korban Gempa di Tenda Pengungsian

Lalui Medan Berat, Kapolres Nagekeo Salurkan Bantuan Kapolda NTT untuk Warga Terdampak Gempa

Lalui Medan Berat, Kapolres Nagekeo Salurkan Bantuan Kapolda NTT untuk Warga Terdampak Gempa

Tim Psikologi Polda NTT dan Jatim Hadirkan Trauma Healing untuk Pengungsi Gempa di Maukaro-Ende

Tim Psikologi Polda NTT dan Jatim Hadirkan Trauma Healing untuk Pengungsi Gempa di Maukaro-Ende

Bantuan Bahan Makanan dan Keperluan Bayi Bagi Warga Korban Gempa di Pulau Palu'e Diangkut dengan KP Kasturi 6002 Baharkam Polri

Bantuan Bahan Makanan dan Keperluan Bayi Bagi Warga Korban Gempa di Pulau Palu'e Diangkut dengan KP Kasturi 6002 Baharkam Polri

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Temui Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Temui Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere

Jumlah Korban Gempa Flores Terus Bertambah Jadi 73 Orang, Tim SAR Gabungan Terus Lalukan Penyisiran

Jumlah Korban Gempa Flores Terus Bertambah Jadi 73 Orang, Tim SAR Gabungan Terus Lalukan Penyisiran

Komentar
Berita Terbaru