Balita Perempuan di Nagekeo Ditemukan Meninggal Dalam Bak Air Kamar Mandi
digtara.com -LMN, seorang bocah perempuan berusia empat tahun di Kabupatem Nagekeo, NTT ditemukan meninggal dalam bak air dalam kamar mandi di rumahnya.
Baca Juga:
Korban merupakan warga Hobo B, RT 011/RW 05, Kelurahan Natanage, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo.
Kapolres Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi melalui Kasat Reskrim Polres Nagekeo, Iptu Fajar E. Cahyono membenarkan kejadian ini.
"Benar, ada kejadiannya. Ditangani Polsek Boawae," ujar Kasat pada Senin (8/6/2026).
Pada Minggu petang, ibu korban, Veronika Saga (27) baru pulang dari kebun dan melihat korban yang sedang berada di dalam rumah.
Baca Juga:Korban pun langsung protes karena sang ibu meninggalkan korbam sendirian di rumah
Korban pun meminta ibunya untuk membeli bakso karena sang ibu sudah berjanji untuk membeli bakso untuk korban.
Veronika menuruti permintaan korban sehingga ia ke warung membeli bakso.
Selanjutnya, korban bersama Veronika dan Adelheid Nuwa (33) yang juga bibi korban/kakak Veronika menikmati bakso di rumah.
Usai makan bakso, korban pun bermain di halaman rumah tetangga bersama teman-teman seumurannya.
Veronika meminta korban untuk menunggu di dalam rumah karena ia akan pergi memberi makanan untuk hewan peliharaan (babi) yang jarak kandangnya sekitar 30 meter dari rumah korban.
Pada saat itu Adelheid yang berada di depan rumah mendengar percikan air dari dalam kamar mandi.
Adelheid yang juga penyandang disabilitas tuna wicara mengecek ke kamar mandi.
Ia kaget melihat korban yang dalam keadaan tengkurap di atas bak air dengan posisi kepala korban terendam air, dan bagian perut hingga kaki korban berada diluar bak.
Baca Juga:Kemudian Adelheid pun menggendong korban keluar dari kamar mandi sambil berteriak.
Mendengar suara teriakan itu, ibu korban kembali masuk ke dalam rumah dan menemukan Adelheid sedang menggendong korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Saat polisi dari Polsek Boawae datang, korban sudah dievakuasi ke Puskesmas Boawae.
Petugas medis, dr. Hafizah Putri Tasyah dari Puskesmas Boawae melakukan visum luar.
Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda- tanda kekerasan pada tubuh korban.
Pihak keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan tidak mau dilakukan proses hukum lebih lanjut.
Baca Juga:Hal ini dikuatkan dengan surat pernyataan penolakan otopsi.
Aparat keamanan dari Polsek Boawae kemudian memasang police line usai melakukan olah TKP.
Sempat Curi Peralatan Musik Gereja di Nagekeo, Pelaku Pencurian di Manggarai Diamankan Polres Manggarai
Dua Gereja di Nagekeo-NTT Jadi Sasaran Pencurian, Polres Nagekeo Bekuk Pelaku di Kabupaten Tetangga
Pamit ke Kebun Untuk Memetik Kakao, Petani di Nagekeo Ditemukan Meninggal
Lupa Matikan Lilin Doa, Kakek di Nagekeo Tewas Terjebak Kebakaran Rumah
Satu Tahun Tinggalkan Tugas, Anggota Polres Nagekeo Terancam Dipecat