Diduga Terlilit Hutang, Pria di Manggarai Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri
Baca Juga:
KAK mengaku kalau sebelum kejadian, korban sering menyampaikan keluhan terkait permasalahan utang piutang yang sedang dihadapi korban dengan pihak lain.
Keluhan tersebut disampaikan korban secara berulang-ulang yang menunjukkan kalau korban terbeban dengan hutang tersebut dan mengganggu kondisi psikis korban.
KAK berupaya memberikan dukungan dan penguatan secara terus-menerus.
Ia selalu mengingatkan dan menasihati korban untuk mencicil hutang semampu mereka dan tetap menjalin komunikasi yang baik dengan pihak yang meminjamkan uang, agar ada jalan keluar dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Baca Juga:Meskipun istri telah berusaha menenangkan korban setiap hari, namun korban tetap menunjukkan gelagat kepikiran dan tidak tenang.
Tekanan batin yang dialami korban terkait masalah utang piutang tersebut terlihat tidak berkurang dan terus membebani pikirannya.
Saat kejadian, istri korban merasakan adanya firasat tidak tenang soal keadaan korban sehingga ia berinisiatif mencari keberadaan korban.
Ibu korban, RML mengakui kalau sebelum kejadian, korban sering terlihat murung dan banyak pikiran.
Sebagai seorang ibu, RML beberapa kali menanyakan hal yang membebani pikiran korban.
Beban utang tersebut membuat korban tertekan. Kepada ibunya, korban menyampaikan kalau ia tidak sanggup membayar hutang tersebut sekaligus.
RML berusaha menenangkan, memberikan nasihat dan mengingatkan agar korban tidak terlalu memikirkan hutang itu sampai mengganggu kesehatan dan pikirannya.
PN Kupang Tolak Gugatan Praperadilan Admin Lika Liku NTT
Polsek Raimanuk Sosialisasikan Pencegahan Dan Penanganan Tindak Kekerasan di Lingkungan Pendidikan Kepada Siswa SMA Negeri Raimanuk
Tiga Unit Rumah Tinggal di Kawasan Perumahan BTN Kolhua Terbakar
Hilang Satu Hari, Tubuh IRT di Malaka Ditemukan Saat Dimangsa Buaya
Istri Di Manggarai Timur Berzinah Saat Suami Ke Papua, Keluarga Sepakat Selesaikan Secara Kekeluargaan