Diduga Terlilit Hutang, Pria di Manggarai Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri
digtara.com -Seorang pria di Kabupaten Manggarai, NTT ditemukan meninggal dalam posisi gantung diri pada sebuah pohon, Rabu (3/6/2026) pagi.
Baca Juga:
Sejumlah informasi menyebutkan kalau kuat dugaan kalau korban memilih mengakhiri hidupnya karena persoalan ekonomi.
Korban terlilit hutang dan pinjaman ke sejumlah pihak yang belum semuanya bisa dilunasi.
Dugaan ini diperkuat dengan pengakuan sang istri, KAK (32), ayah korban, FJ (61) dan ibu korban RML (63).
Pada Senin pagi, korban pamit kepada istri untuk ke rumah orang tua korban guna mengantar kopi serta pakaian.
Baca Juga:Hal ini dilakukan karena masa kontrak rumah yang ditempati korban di Ruteng akan segera berakhir.
Sore hari, korban berpamitan dari rumah orang tuanya karena hendak ke rumah keluarga, YS.
Mulai saat itu korban susah dihubungi. Pada Senin petang, istri korban berupaya menghubungi korban melalui WhatsApp, namun telepon genggam milik korban sudah tidak aktif.
Istri kembali menghubungi korban pada Selasa (2/6/2026) pagi, namun tetap tidak ada jawaban.
Saat bersamaan, beberapa anggota keluarga korban mendapati sepeda motor korban terparkir di sekitar kompleks pekuburan umum Islam di Kampung Bahong, Desa Benteng Kuwu, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai. Namun keberadaan korban tidak ditemukan.
Ia kaget menemukan korban dalam posisi gantung diri pada dahan pohon ampupu dalam kondisi sudah meninggal dunia.
PN Kupang Tolak Gugatan Praperadilan Admin Lika Liku NTT
Polsek Raimanuk Sosialisasikan Pencegahan Dan Penanganan Tindak Kekerasan di Lingkungan Pendidikan Kepada Siswa SMA Negeri Raimanuk
Tiga Unit Rumah Tinggal di Kawasan Perumahan BTN Kolhua Terbakar
Hilang Satu Hari, Tubuh IRT di Malaka Ditemukan Saat Dimangsa Buaya
Istri Di Manggarai Timur Berzinah Saat Suami Ke Papua, Keluarga Sepakat Selesaikan Secara Kekeluargaan