Sabtu, 29 Agustus 2026

Polres Manggarai Barat Periksa Lima Saksi Dalam Kasus Tewasnya Dua WNA Austria

Imanuel Lodja - Rabu, 27 Mei 2026 14:00 WIB
Polres Manggarai Barat Periksa Lima Saksi Dalam Kasus Tewasnya Dua WNA Austria
Kondisi jembatan gantung tempat kecelakaan dua WNA Austria
Polisi mengendus adanya ketimpangan antara penarikan retribusi dari wisatawan dengan pemeliharaan fasilitas keselamatan.

Baca Juga:

Di lokasi kejadian, polisi menemukan bukti adanya pungutan resmi bagi setiap pengunjung.

Aliran dana retribusi tersebut diketahui mengalir ke kas Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat dan Pemerintah Desa Cunca Wulang.

Ironisnya, fasilitas keselamatan dasar justru terabaikan.

Selain tidak tersedianya rambu peringatan bahaya di titik-titik rawan, pengelola juga tidak menyediakan fasilitas asuransi kecelakaan bagi wisatawan.

Layanan kepemanduan pun dinilai tidak profesional.

Baca Juga:
"Kami menemukan fakta di lapangan bahwa tidak ada pramuwisata (tour guide) resmi dan bersertifikat yang mendampingi para tamu saat melakukan aktivitas trekking. Petugas maupun pemandu lokal di sana juga belum pernah mendapatkan pelatihan keselamatan wisata yang memadai," tambah Kapolres.

Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polres Manggarai Barat telah memeriksa lima orang saksi kunci secara maraton.

Mereka adalah Kepala Desa Cunca Wulang selaku otoritas wilayah setempat, petugas pos retribusi tiket masuk, pramuwisata lokal yang mendampingi korban, sopir mobil sewaan korban, serta anggota Bhabinkamtibmas yang pertama kali mengamankan lokasi pascakejadian.

"Sejauh ini, sudah kami periksa sedikitnya lima orang saksi, mulai dari sopir yang mengantar korban, tour guide lokal, petugas pos jaga, kepala desa, hingga personel yang pertama menerima laporan," sebutnya.

Langkah hukum Polres Manggarai Barat dipastikan tidak akan berhenti pada level pekerja lapangan.

Penyidik menjadwalkan pemanggilan klarifikasi terhadap sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang membidangi pengawasan dan pengelolaan Obyek Wisata Alam Cunca Wulang.

"Kami tidak berhenti pada pemeriksaan saksi di lapangan saja. Kami menjadwalkan klarifikasi dari dinas-dinas terkait di Pemkab Manggarai Barat yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengawasan aspek keselamatan di Cunca Wulang," tegas AKBP Christian.

Untuk memperkuat pembuktian secara ilmiah (scientific crime investigation), kepolisian juga akan menggandeng pakar teknik sipil guna menganalisis kelayakan struktural jembatan penyeberangan tersebut.

"Kami juga berkoordinasi dengan ahli teknik sipil untuk melakukan analisis mendalam terhadap kelaikan fisik serta kekuatan struktural jembatan gantung tersebut. Kami ingin memastikan apakah ada unsur kelalaian atau murni kegagalan struktur akibat faktor alam," paparnya.

Sejumlah barang bukti dokumen, termasuk buku registrasi kunjungan tamu dan berkas-berkas pengelolaan kawasan wisata, kini telah disita dan diamankan oleh penyidik.

Baca Juga:
Sementara itu, jenazah kedua korban masih disemayamkan di instalasi pemulasaran jenazah RSUD Komodo, Labuan Bajo.

Pihak kepolisian terus membangun koordinasi dengan Kedutaan Besar Austria di Jakarta untuk proses pemulangan jenazah ke negara asal.

Kapolres menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan kasus ini secara transparan guna memberikan kepastian hukum, sekaligus menjadi momentum evaluasi total pariwisata Labuan Bajo yang berstatus destinasi super prioritas.

"Kami akan mendalami seluruh aspek, baik terkait standar keselamatan wisata, tanggung jawab pengelolaan fasilitas, maupun unsur kelalaian yang mungkin terjadi. Semua akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tandas Kapolres.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Mabuk Miras, Pemuda di Kota Kupang Ribut di Depan Rumah Sakit

Mabuk Miras, Pemuda di Kota Kupang Ribut di Depan Rumah Sakit

Mahasiswa Sabu Raijua di Kupang Datangi Polda NTT Pertanyakan Penanganan Kasus Cabul Anak Dibawah Umur

Mahasiswa Sabu Raijua di Kupang Datangi Polda NTT Pertanyakan Penanganan Kasus Cabul Anak Dibawah Umur

Peduli Warga Terdampak Gempa, Ketum Bhayangkari Kunjungi Posko Nioniba-Ende Bawa Ribuan Bantuan

Peduli Warga Terdampak Gempa, Ketum Bhayangkari Kunjungi Posko Nioniba-Ende Bawa Ribuan Bantuan

Polres Ngada Distribusikan Ribuan Paket Sembako Bantuan Ketua Bhayangkari Bagi Warga Korban Gempa

Polres Ngada Distribusikan Ribuan Paket Sembako Bantuan Ketua Bhayangkari Bagi Warga Korban Gempa

Donasi Posko Peduli Kemanusiaan Berakhir, Polres Rote Ndao Kirim Bantuan ke Flores

Donasi Posko Peduli Kemanusiaan Berakhir, Polres Rote Ndao Kirim Bantuan ke Flores

Polda NTT Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana di Manggarai Timur

Polda NTT Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana di Manggarai Timur

Komentar
Berita Terbaru