Dua Arena Judi di Kabupaten Belu Dibongkar Polisi
digtara.com -Satreskrim Polres Belu bersama Tim Jatanras membongkar dan membakar dua arena yang diduga sering digunakan sebagai lokasi perjudian sabung ayam, Sabtu (23/5/2026).
Baca Juga:
Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa melalui Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Rachmat Hidayat mengatakan tindakan tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas laporan masyarakat terkait aktivitas perjudian sabung ayam yang meresahkan warga.
"Begitu menerima laporan masyarakat, Satreskrim bersama Tim Jatanras langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penertiban. Ini merupakan bentuk keseriusan Polres Belu dalam menindak segala bentuk perjudian di wilayah hukum Polres Belu," ujar AKP Rachmat Hidayat pada Minggu (24/5/2026) malam.
Lokasi pertama yang berada di Kuneru sebelumnya pernah dibongkar pada 16 Mei 2026.
Namun, polisi kembali membongkar sebagai langkah antisipasi agar arena tersebut tidak kembali digunakan untuk aktivitas perjudian.
Baca Juga:"Kami antisipasi karena lokasi tersebut cukup strategis dan jauh dari pantauan sehingga berpotensi kembali dipakai untuk perjudian," jelasnya.
Sementara di lokasi kedua di Salala, Desa Kabuna, personel Satreskrim Polres Belu langsung membongkar arena yang diduga digunakan sebagai tempat sabung ayam.
Pihak kepolisian menegaskan tidak akan memberi ruang bagi praktik perjudian yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat Kabupaten Belu untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Apabila mengetahui adanya praktik perjudian maupun pelanggaran hukum lainnya, segera laporkan kepada pihak kepolisian," tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa Polres Belu telah menyediakan layanan Call Center 110 yang dapat digunakan secara gratis untuk pelaporan cepat terkait gangguan kamtibmas maupun tindak pidana lainnya.
Dengan langkah tegas tersebut, Polres Belu berharap dapat memberikan efek jera kepada para pelaku perjudian sekaligus menciptakan situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Belu.
Baca Juga:
Dua PMI Ilegal Meninggal di Perairan Malaysia, Polda NTT Bantu Ambil Sampel DNA Kerabat
Korban Mengaku Tidak Disetubuhi dan Masa Tahanan Habis, Tersangka PK Dibebaskan dari Sel
Tersangka Masih Ditahan, Berkas Perkara Piche Kota Belum Lengkap
Polda NTT Beri Penghargaan Pada Anggota Polres Belu Dan Pegawai Bea Cukai
Ungkap Penyelundupan Rokok Ilegal Jaringan Internasional, Tim Gabungan Amankan Tiga WNA