Pencuri di Kupang Bobol Rumah Pastori Saat Pendeta Sedang Berkhotbah di Gereja
digtara.com -Perilaku kurang terpuji ditunjukkan ASRN, seorang pria berusia 22 tahun di Kabupaten Kupang, NTT.
Baca Juga:
Pria asal Desa Kotabes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang ini membobol rumah pastori (rumah jabatan bagi pendeta) gereja GMIT Betel Ekam Kotabes pada Minggu (10/5/2026).
Pelaku bahkan mencuri perhiasan emas milik pendeta Madriaos Marlina Lau.
Saat itu warga jemaat sedang beribadah dan pendeta sedang berkhotbah.
Ia memanfaatkan suasana sepi. Sekitar pukul 07.00 wita, jemaat sedang ikut ibadah dan rumah pastori dalam keadaan kosong.
Pelaku kemudian masuk ke rumah pastori secara paksa dan masuk ke kamar tidur membuka paksa lemari.
Baca Juga:
Usai mencuri, pelaku kabur ke rumah YN di Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang.
Usai kebaktian, pendeta pulang ke pastori dan mendapati kalau rumah telah dibobol dan perhiasan emas miliknya sudah diambil pencuri.
Pendeta kemudian melaporkan ke Polsek Amarasi terkait kasus pencurian ini.
Laporan kasus pencurian perhiasan emas tertuang dalam laporan polisi nomor B/17/V/2026, tanggal 10 Mei 2026.
Kapolsek Amarasi, Iptu Basilio Pereira dan Ka SPKT 3 serta anggota Polsek Amarasi melakukan penyelidikan.
Jemaat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, pemerintah desa Kotabes dan Tunbaun juga ikut berupaya mengungkap pelaku pencurian ini.
Kurang dari 1x24 jam, pelaku pun berhasil diungkap dan diamankan polisi pada Senin (11/5/2026).
Kapolsek dan anggota mengamankan pelaku di tempat persembunyiannya di rumah YN di Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat.
Baca Juga:
Pelaku ternyata juga anggota jemaat di gereja tersebut. Ia pun pasrah saat diamankan polisi.
Kapolsek Amarasi Iptu Basilio Pereira mengaku kalau Polsek Amarasi menerima laporan tentang pencurian perhiasan emas senilai Rp 70.000.000 di rumah korban Madriaos Marlina Lau warga Nekamese, Kecamatan Amarasi Selatan.
Usai menerima laporan, Kapolsek bersama piket SPK Polsek Amarasi mendatangi TKP dan melakukan olah TKP serta mengumpulkan alat bukti dan informasi, dari para saksi, tentang ciri-ciri pelaku.
Iptu Basilio bersama anggota langsung bergerak mengejar pelaku ke tempat pelariannya di Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang di rumah salah seorang warga berinisial YN.
"Setelah melakukan olah TKP dan mengumpulkan informasi dari para saksi kami langsung menuju tempat persembunyian pelaku," jelas Kapolsek
Saat ini pelaku masih menjalani pemerikasaan dan diamankan Polsek Amarasi guna menjalani proses hukum yang berlaku.
Baca Juga:
Korban kemudian mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasnya usai kebaktian Kenaikan Tuhan Yesus pada Kamis (14/5/2026).
Melalui mimbar gereja, korban yang jjga ketua majelis jemaat GMIT Betel Ekam Kotabes mengaku kalau aksi pencurian terjadi di rumah pastori pukul 07.00 Wita saat jam ibadah.
"Peristiwa ini menjadi pergumulan dan doa dari seluruh jemaat karena pelaku beraksi saat jam ibadah," ujarnya.
Namun, Tuhan punya karya yang luar biasa sehingga Tuhan campur tangan sehingga bisa teratasi.
Pendeta menyampaikan terima kasih kepada jemaat Betel, majelis, orang tua, pemuda dan tokoh jemaat yang mendoakan.
Ia juga berterima kasih kepada abdi negara Polsek Amarasi dibawah pimpinan Iptu Basilio Pereira, Polres Kupang, Inafis, Kasat dan Polda NTT serta kejaksaan maupun pemerintah desa (Pemdes) Kotabes dan Pemdes Tunbaun.
"Dalam tempo 1x24 jam, melalui para abdi negara telah berhasil menangkap pelaku," ujarnya.
"Kami tidak punya sesuatu yang berharga untuk membalas jasa baik yang telah diberikan dan diterima oleh jemaat. Kiranya Tuhan sang sumber segala berkat akan terus menolong dan memampukan semua karya pelayanan supaya karya masing-masing dalam tugas masing-masing, kebenaran selalu diutamakan. Kebenaran tetap diwartakan. Ada kasih Tuhan maka pesan saya bahwa kasih Tuhan tidak pernah terlambat," ujar pendeta.
Baca Juga:
Pelaku ada warga jemaat tetap didoakan sehingga penanganan dari pihak berwajb menjadi ajaran yang berharga dari Yang Maha Kuasa.
Disebut 'Suanggi', Warga Oebufu-Kota Kupang Terlibat Salah Paham
Dibubarkan Polisi Namun Judi Sabung Ayam Masih Terjadi Di Kelurahan Airnona, Pemilik Lahan Beri Peringatan Tegas
Kurang dari 12 Jam, Polsek Kota Lama Bekuk Siswa Pelaku Penikaman Guru SMK Pelayaran Lasiana
Polresta Kupang Kota Limpahkan Tersangka Pembunuhan ke Kejaksaan
Warga Resah Dengan Keributan Penghuni Hotel di Kupang, Polisi Turun Tangan
Kapolres Kupang Terima Berbagai Masukan dari Aktivis Perempuan dan Anak
Pemulihan Pesisir Selatan Dipercepat, 85 Huntap Terpadu Segera Dibangun
Turun Banyak! Cek Harga Emas ANTAM dan UBS di Pegadaian Hari Ini Sabtu 15 Agustus 2026
Kemendikdasmen Dapat Anggaran Rp61,1 Triliun pada 2027, Ada Program Studio Guru
Axioo Pongo 535, Laptop Gaming Terjangkau dengan RTX 3050 dan RAM 16 GB
ASUS ExpertBook P5 G2 Resmi Hadir, Bawa Intel Core Ultra Terbaru dan Fitur AI
Pos SAR Manggarai Barat Dapat Kunjungan Kedutaan Besar Inggris
Gelar Apel Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan 2026, Kapolda Tekankan Pencegahan dan Deteksi Dini