Sabtu, 30 Mei 2026

Korban Gempa Flores Timur Butuh Sejumlah Bantuan

Imanuel Lodja - Selasa, 14 April 2026 11:00 WIB
Korban Gempa Flores Timur Butuh Sejumlah Bantuan

digtara.com - Warga Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjadi korban gempa masih bertahan dalam pengungsian dan membutuhkan bantuan mendesak.

Baca Juga:

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur menyebut kebutuhan mendesak ini sangat dibutuhkan terutama bagi kelompok rentan seperti bayi dan balita hingga ibu hamil dan menyusui.

BPBD merilis daftar ini pada Minggu (11/4/2026), pasca gempa bumi bermagnitudo 4,7 yang mengguncang Flores Timur sejak Rabu (8/4/2026) malam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Flores Timur, Maria Goretty AC Nebo Tukan, pengungsi di Pulau Adonara mencapai 1.313 jiwa termasuk bayi, ibu, lansia hingga difabel.

Baca Juga:
Untuk itu kelompok rentan menjadi fokus utama dalam penanganan darurat BPBD Flores Timur

Gempa yang terjadi secara beruntun ini berdampak pada tujuh desa di Pulau Adonara.

Desa Terong tercatat dengan korban terbanyak mencapai 612 jiwa diantaranya empat bayi dan 22 balita, 5 ibu hamil dan delapan ibu menyusui, 50 orang lansia, dan tujuh orang difabel.

Sementara di Desa Lamahala Jaya hingga 544 jiwa terdampak termasuk 34 balita yang kini berada di pengungsian. Kelompok rentan lainnya ialah 34 balita, seorang ibu hamil, 23 lansia, juga enam difabel.

"Mereka terpaksa mengungsi karena rumah mereka tidak lagi layak huni," ujarnya.

Kondisi di pengungsian masih serba terbatas. BPBD mencatat sejumlah kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi untuk menunjang kehidupan para pengungsi, terutama anak-anak dan bayi.

Baca Juga:
Beberapa kebutuhan utama antara lain tenda pengungsi dan tenda keluarga, makanan tambahan untuk bayi dan balita.

Kids ware, popok dewasa dan perlengkapan bayi, selimut, kasur lipat, dan tikar.

Kemudian bahan pokok seperti beras, air bersih, dan paket sembako. Hygiene kit seperti sabun, perlengkapan mandi dan cuci, serta pembalut, kursi roda dan tandu.

Sementara BPBD Flores Timur sudah ada bantuan ke wilayah terdampak, terutama Desa Lamahala Jaya dan Desa Terong bersama TNI/Polri dan instansi terkait yang sudah didistribusikan.

Logistik sudah mulai didistribusikan ialah 400 pcs selimut, 200 pcs tikar, 800 pcs kasur lipat, juga 200 unit tenda keluarga dan 2 unit tenda pengungsi, 14 buah senter.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Keamanan Mulai Kondusif Pasca Kerusuhan Warga di Adonara, Warga Kembali Serahkan Senpira dan Sajam ke Polisi

Keamanan Mulai Kondusif Pasca Kerusuhan Warga di Adonara, Warga Kembali Serahkan Senpira dan Sajam ke Polisi

Warga Dusun Bele-Flores Timur Kembali Serahkan Senpira, Sajam dan Amunisi

Warga Dusun Bele-Flores Timur Kembali Serahkan Senpira, Sajam dan Amunisi

Polres Flores Timur, Kupang Kota dan Malaka Jadi Polres Paling Aktif dan Inovatif Kelola Informasi Publik

Polres Flores Timur, Kupang Kota dan Malaka Jadi Polres Paling Aktif dan Inovatif Kelola Informasi Publik

Tokoh Adat dan Masyarakat di Flores Timur Kembali Serahkan Puluhan Senpira

Tokoh Adat dan Masyarakat di Flores Timur Kembali Serahkan Puluhan Senpira

Warga Masyarakat Flores Timur Sukarela Serahkan Puluhan Senpira ke Polisi

Warga Masyarakat Flores Timur Sukarela Serahkan Puluhan Senpira ke Polisi

Remaja Perempuan Tersangka Kasus Pencurian di Lembata Kabur ke Flores Timur Saat Hendak Dilimpahkan ke JPU

Remaja Perempuan Tersangka Kasus Pencurian di Lembata Kabur ke Flores Timur Saat Hendak Dilimpahkan ke JPU

Komentar
Berita Terbaru