Senin, 25 Mei 2026

LBH APIK-Polda NTT Pimpin Gerakan Bersama Lawan Kekerasan Perempuan dan Anak

Imanuel Lodja - Selasa, 07 April 2026 14:14 WIB
LBH APIK-Polda NTT Pimpin Gerakan Bersama Lawan Kekerasan Perempuan dan Anak
ist
Direktur Res PPA dan PPO Polda NTT dan LBH APIK NTT usai pertemuan di Mapolda NTT

digtara.com -Direktorat Reserse Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar pertemuan bersama Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) NTT, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga:

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Ditres PPA dan PPO Polda NTT ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi penanganan kasus perempuan dan anak di wilayah NTT.

Pertemuan dihadiri jajaran pimpinan Ditres PPA dan PPO Polda NTT, termasuk direktur, wakil direktur, Kasubdit III TPPO, serta perwakilan Yayasan IJMI.

Direktris LBH APIK NTT, Ansy Damaris Rihi Dara menyampaikan apresiasi atas ruang kolaborasi yang dibangun bersama kepolisian.

Baca Juga:
Ia juga memperkenalkan latar belakang serta komitmen LBH APIK dalam mendampingi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Direktur PPA PPO Polda NTT, Kombes Pol Nova Irone Surentu memaparkan peran dan fungsi Direktorat PPA PPO dalam penegakan hukum serta perlindungan terhadap kelompok rentan.

Ia menegaskan pentingnya dukungan berbagai pihak dalam memperkuat upaya tersebut.

Dalam sesi diskusi, sejumlah masukan disampaikan oleh perwakilan LBH APIK.

Ester Ahaswaty Day menyoroti perlunya perhatian serius terhadap sejumlah kasus lama, termasuk laporan polisi terkait dugaan kekerasan seksual yang tercatat sejak April 2024.

Ia berharap kasus-kasus tersebut dapat segera dituntaskan.

Baca Juga:
Selain itu, Vemmy mengusulkan peningkatan koordinasi antara penyidik dan fungsi humas agar penanganan perkara dapat disampaikan secara transparan kepada publik sekaligus menangkal penyebaran informasi hoaks.

Masukan lainnya datang dari Sarah Lery Mboeik yang menekankan pentingnya penambahan personel polisi wanita (polwan) di wilayah NTT, khususnya di daerah pelosok, guna mempermudah penanganan kasus perempuan dan anak.

Ia juga menyoroti perlunya ketepatan dalam penerapan pasal hukum dalam setiap perkara.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Direktur PPA PPO Kombes Pol Nova Irone Surentu menyampaikan apresiasi atas dukungan LBH APIK.

Ia memastikan bahwa perkembangan kasus yang menjadi perhatian, termasuk laporan polisi terkait kekerasan seksual tahun 2024, saat ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi NTT dan tengah dilengkapi sesuai petunjuk Jaksa Penuntut Umum.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga Semau-Kupang Pelaku Bom Ikan Diamankan Anggota Ditpolairud Polda NTT

Warga Semau-Kupang Pelaku Bom Ikan Diamankan Anggota Ditpolairud Polda NTT

Bos Perusahaan Tersangka Kasus TPPO Diserahkan Penyidik Ditres PPA dan PPO Polda NTT ke Kejaksaan

Bos Perusahaan Tersangka Kasus TPPO Diserahkan Penyidik Ditres PPA dan PPO Polda NTT ke Kejaksaan

824 Anggota Polri Amankan Kunjungan Wapres ke Kota Kupang dan Kabupaten Rote Ndao

824 Anggota Polri Amankan Kunjungan Wapres ke Kota Kupang dan Kabupaten Rote Ndao

Korban TPPO Asal TTS-NTT Diselamatkan di Serawak-Malaysia

Korban TPPO Asal TTS-NTT Diselamatkan di Serawak-Malaysia

Apresiasi Prestasi Siswa di Kabupaten TTS, Kapolda NTT Salurkan Bantuan Transportasi

Apresiasi Prestasi Siswa di Kabupaten TTS, Kapolda NTT Salurkan Bantuan Transportasi

Sempat Buron, DPO Kasus Bom Ikan Ditangkap Ditpolairud Polda NTT di Lembata

Sempat Buron, DPO Kasus Bom Ikan Ditangkap Ditpolairud Polda NTT di Lembata

Komentar
Berita Terbaru