Personil Polairud Polda NTT Dan Polresta Kupang Kota Amankan Prosesi Paskah di Laut
digtara.com -Direktorat Polairud Polda NTT mengerahkan sejumlah armada laut untuk mengamankan prosesi laut Galilea di perairan Teluk Kupang, Minggu (5/4/2026).
Baca Juga:
Sejak pagi, personel Ditpolairud Polda NTT telah disiagakan diawali dengam apel kesiapan dipimpin Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution.
Direktur Polairud Polda NTT menekankan pentingnya keselamatan personel maupun peserta selama pelaksanaan prosesi laut.
Baca Juga:"Kami memastikan seluruh personel dan armada siap melaksanakan pengamanan, sehingga para peserta dapat mengikuti prosesi Galilea dengan aman dan nyaman," ujar Kombes Pol Irwan Deffi Nasution pada Minggu pagi.
Minggu siang puluhan armada yang membawa peserta mulai bergerak dari Pantai Lasiana menuju Pantai LLBK dengan pengawalan ketat dari kapal Ditpolairud Polda NTT.
Untuk mendukung pengamanan, Ditpolairud menurunkan enam armada, yakni KP Pomana 3017, KP 2003, KP 2005, KP 3010, Tactical Boat, serta RIB Intercept.
Di tengah pelayaran, satu unit perahu peserta sempat mengalami kendala setelah tali kemudinya putus.
Namun, personel Ditpolairud bersama Satbrimob Polda NTT bergerak cepat memberikan bantuan sehingga kapal tersebut dapat kembali dikendalikan.
Baca Juga:"Gangguan sempat terjadi pada salah satu kapal peserta, namun langsung kami tangani dengan cepat. Keselamatan peserta menjadi prioritas utama dalam pengamanan ini," kata Irwan.
Sekitar pukul 13.40 WITA, seluruh rombongan peserta tiba di Pantai LLBK dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.
Kedatangan para peserta disambut panitia dan tamu undangan untuk melanjutkan rangkaian kegiatan di darat.
Ditpolairud Polda NTT Salurkan Tujuh Ton Bantuan Air Bersih Bagi Warga Reok-Manggarai
Relawan Meninggal Dunia Saat Antar Bantuan Kemanusiaan ke Lokasi Gempa di Manggarai Timur
Kapolda NTT Bantu Bangun Kembali Masjid Di Mbay-Nagekeo Pasca Gempa
Sejumlah Wakapolres di Polres Jajaran Polda NTT Dimutasi, Ini Daftarnya!
Sambil Duduk Lesehan, Kapolda dan Wakapolda NTT Dengarkan Curhatan Warga Korban Gempa di Tenda Pengungsian